Harga Kebutuhan Pokok Terpantau Normal di Agam

  • Whatsapp
Pasar tradisional. (Foto/dok istimewa)

MINANGKABAUNEWS, AGAM — Harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional Kabupaten Agam, Provinsi Barat (Sumbar) terpantau normal.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM), Nelfia mengatakan, hal itu diketahui berdasarkan hasil pengawasan dan pemantauan harga yang dilakukan di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Agam, pada Minggu (29/8/2021), kemarin.

Read More

“Meski masih ditengah pandemi Covid-19, kita tetao melakukan pengawasan dan pemantauan dilapangan atas perubahan harga di sejumlah pasar,” ujarnya, Senin, (30/8/2021).

Dalam hal itu, pihaknya terjun langsung ke sejumlah pasar tradisional guna memastikan tidak terjadinya lonjakan harga dan kelangkaan komoditi bahan pokok masyarakat.

“Berdasarkan pantauan terakhir, kondisi harga kebutuhan pokok masih aman dan ketersediannya pun cukup,” ujarnya.

Menurutnya, harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional masih terbilang normal. Seperti gula pasir lokal, harga berkisar Rp.14 ribu per kilogram.

Minyak goreng curah Rp.16 ribu per kilogram, sedangkan minyak goreng bermerek Rp.14 ribu per liter.

Lalu harga beras juga terpantau normal, seperti beras benang pulau terpantau dikisaran Rp.11,5 ribu per kilogram, beras sokan Rp.12 ribu per kilogram, beras Ir 42 Rp.11,5 ribu per kilogram, beras kuruik kusuik Rp.13,5 ribu per kilogran, beras dolog Rp.9,5 ribu per kilogram.

“Begitu pun dengan harga daging, seperti ikan, ayam dan sapi juga terbilang normal dan cukup ketersediannya untuk memenuhi permintaan pasar,” katanya lagi.

Harga cabai merah keriting berkisar Rp.24 ribu per kilogram atau turun Rp.1 ribu per kilogram. Harga cabe rawit berkisar Rp.30 ribu per kilogram.

Harga telur ayam ras terpantau Rp2 ribu per butir, telur ayam kampung dan telur bebek Rp.2,5 ribu per butir.

Harga sedikit naik ulasnya, terjadi pada komoditi bawang. Disebutkan, harga bawang merah dan bawang putih dipatok Rp.28 ribu per kilogram atau naik Rp.3 ribu per kilogram.

“Harga bawang pray naik menjadi Rp.18 ribu per kilogram, tomat Rp.15 ribu per kilogram,” tutupnya. (JNS)

Related posts