Hari Lingkungan Hidup Sedunia, 948 Pohon Ditanam di 30 Sekolah

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM,PADANG PANJANG – Masih rangkaian peringatan Hari lingkungan Hidup Sedunia 2024, Pemerintah Kota (Pemko) melalui Dinas Perkim LH tanam 948 pohon di 30 sekolah yang ada di Padang Panjang, Kamis (13/6/2024).

“Hal ini merupakan langkah nyata untuk kita terus menjaga lingkungan. Dengan melakukan penanaman pohon bersama dan memelihara pohon adalah suatu bagian dari kewajiban kita bersama untuk melindungi dan merawat bumi yang lebih baik dan sehat,” ujar Kadis Perkim LH, Alvi Sena MT saat menanam pohon di SMP Hikmah Padang Panjang.

Read More

Di sampaikan Alvi Sena, 948 pohon ini semuanya terdiri dari sembilan jenis bibit. Di antaranya bibit pohon durian, sirsak, petai, jengkol, alpukat, mahoni, ketapang daun lebar, surian dan jambu madu.

“Bibit yang kita tanam tersebar di 30 sekolah. Baik itu SD, maupun SMP,” katanya.

Dengan penanaman pohon ini, tambahnya, tertumpang harapan dari semua pihak agar pohon yang ditanami ini dirawat dan dijaga sehingga nanti tumbuh dengan baik dan bagus.

“Perlu diketahui, menanam pohon bukan hanya memiliki fungsi ekonomi, namun juga memiliki fungsi sosial dengan memberikan nilai edukatif sebagai tempat berkumpul yang nyaman dan tempat tinggal bagi manusia. Serta fungsi ekologis sebagai penghasil oksigen, pengikat sedimen, menjaga ketersediaan air dan sebagai habitat berbagai makhluk hidup dan sebagainya,” terangnya.

Selain itu, tambahnya, pohon juga memiliki kemampuan menyerap karbon yang cukup efektif sehingga mampu menahan dampak laju perubahan iklim. Ini sebagai bagian dari komitmen untuk menurunkan emisi dari sektor kehutanan dan penggunaan lahan lainnya.

“Kita berharap semua pohon ini tumbuh dan berkembang dengan baik, sehingga sekolah-sekolah yang ada bisa mendapatkan tempat berteduh dan berkumpul bagi anak-anak untuk belajar,” tuturnya.

Sementara itu Kepala SMP Darul Hikmah, Farhas Candra mengucapkan terima kasih karena yang telah dierikan 30 bibit tanaman yang akan ditanam di pekarangan sekolah itu.

“Insyaallah ini akan kami jaga dan rawat agar nanti bisa menjadi tempat untuk duduk santai para murid di sini,” katanya. (Edi Fatra/cg).

Related posts