Hasil Survei Jenderal Andika Calon Terkuat, Ampera Sumbar: Sepakat

  • Whatsapp
Jenderal Andika (Foto. Dok. Istimewa)

MINANGKABAUNEWS.COM — Koordinator Presidium Aliansi Mahasiswa dan Perantau Sumatera Barat (Ampera Sumbar) Arfino Bijuangsa mengatakan sepakat terhadap hasil survei Setara Institut, Jenderal Andika Perkasa terunggul calon Panglima TNI Republik Indonesia.

“Kami sangat sepakat dengan hasil survei itu, dan memang pas, Jenderal Andika menjadi Panglima TNI ke depannya,” kata Fino sapaan akrabnya, Senin (04/10/2021) di Jakarta.

Read More

Fino menjelaskan, Jenderal Andika merupakan Kepala Staf terlama dibanding dengan dua calo lainnya. Jenderal Andika sudah menjadi staf sejak tahun 2018, sementara dua lainnya sejak tahu 2020 lalu.

“Pengalaman pak Jenderal Andika tentunya menjadi salah satu modalnya sehingga bisa sebut juga pak Jenderal calo terbaik. Selain itu faktor-faktor yang menjadi penilaian lembaga Setara Institut tentunya,” ungkapnya.

Diketahui, berdasarkan pemaparan hasil riset “Catatan Kinerja Reformasi TNI 2021 dan Temuan Survei Opini Ahli Tentang Kandidat Panglima TNI” via daring, Senin (4/10/2021) oleh Setara Institut, Jenderal Andika secara umum unggul dari dua nama yang didegung-degungkan bakal menjadi calon Panglima TNI menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto, yaitu Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana¬†Yudo Margono, dan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal¬†Fadjar Prasetyo.

Jenderal Andika Perkasa unggul itu unggul dari calon lainnya pada empat dimensi yaitu integritas, akseptabilitas, kapabilitas dan responsivitas. Sementara, Yudo Margono mengungguli pada dimensi kontinuitas.

Pada aspek integritas, Jenderal Andika meraih nilai rata-rata 7,84 persen, sedangkan Laksamana Yudo Margono meraih nilai 7,83 persen dan Marsekal Fajdar Prasetyo mendapatkan nilai 7,70 persen.

Pada aspek akseptabilitas, Jenderal Andika Perkasa mendapat nilai rata-rata 8,04 persen, Yudo 7,78 persen, Fadjar 7,65 persen. Kemudian pada aspek responsivitas, Andika unggul dengan nilai rata-rata 8,20, Yudo 8,11, dan Fajdar 7,99.

Lalu, pada aspek kapabilitas Jenderal Andika meraih nilai rata-rata 8,25, Yudo 8,15, dan Fadjar 8,03. Sementara, pada aspek kontiniuitas, Jenderal Andika Perkasa kalah dari Laksamana Yudo. Hal ini mengingat secara usia, Yudo masih memiliki waktu yang panjang jika menjadi Panglima TNI.

Related posts