Hebat! Gubernur Sumbar Bangun Jalan & Irigasi demi “Emas Hijau” Solok, Petani Auto Makmur?

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.com, SOLOK — Di balik rimbunnya kebun cengkih di Kabupaten Solok, ada kabar gembira yang menggeliat. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat baru saja memutuskan untuk mengulurkan tangan serius bagi para petani, dengan membangun infrastruktur jalan usaha tani dan sistem irigasi. Targetnya jelas: membuat sentra cengkih di Solok makin produktif dan menggerakkan ekonomi rakyat.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, dengan optimis menjelaskan bahwa cengkih adalah komoditas unggulan yang punya prospek cerah mensejahterakan petani. Ia tak hanya berteori, tapi turun langsung meninjau lokasi di Nagari Paninggahan, Kecamatan Junjung Sirih, Sabtu (30/5) lalu.

“Kita punya potensi besar. Hasil panen tahun ini jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” ujar Mahyeldi penuh semangat. “Ini modal penting yang harus terus kita dorong.”

Salah satu kunci yang disorot adalah air. Dengan membangun jaringan pipa dari sumber air yang melimpah di kawasan tersebut, produktivitas tanaman dijamin meningkat. “Jika air terpenuhi, pemupukan pun bisa optimal,” tegasnya.

Tak berhenti di situ, jalan usaha tani juga akan dibuka secara bertahap. Bupati Solok akan memulai akses awal, lalu provinsi melanjutkan dengan pembangunan jalan yang lebih baik. Semua ini demi memperlancar proses produksi dan menekan biaya transportasi para petani.

Yang lebih menarik lagi, Gubernur mengajak petani mulai melirik hilirisasi. “Daun cengkih yang selama ini terbuang, ternyata punya nilai ekonomi besar. Bisa diolah jadi minyak atsiri mahal. Kita butuh perguruan tinggi dan dunia usaha untuk membantu ini,” ungkapnya.

Bupati Solok, Jon Firman Pandu, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. “Kami sangat berterima kasih. Dukungan ini bukan hanya untuk sentra cengkih, tapi juga menjadi harapan besar bagi masyarakat kami, termasuk program relokasi warga terdampak bencana,” katanya tersenyum.

Dengan langkah provinsi yang padu dan semangat petani yang membara, masa depan cengkih Solok tampak kian cerah. Siapa bilang jadi petani tak bisa kaya?

Related posts