Heboh! Kota Padang Kalahkan Seluruh Daerah di Sumbar, Raih Predikat Birokrasi Terbaik Se-Provinsi

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.com, PADANG — Gempar! Di tengah gencarnya pembenahan sistem pemerintahan di seluruh Indonesia, tiba-tiba saja Kota Padang melesat bak meteor. Kementerian PAN-RB baru saja merilis hasil evaluasi Reformasi Birokrasi (RB) Tahun 2025, dan hasilnya mencengangkan: Kota Padang meraih skor tertinggi se-Sumatera Barat!

Dengan nilai 87,31, Kota Padang tak hanya unggul, tapi juga menunjukkan lompatan kemajuan yang sulit ditandingi daerah lain. Capaian ini tertuang resmi dalam Surat KemenPAN-RB Nomor B/194/RB 06/2026. Negeri Beradat kini benar-benar menjelma menjadi laboratorium birokrasi modern di ranah Minang.

Namun, yang membuat decak kagum bukan sekadar angkanya. Saat Wali Kota Padang, Fadly Amran, dimintai komentarnya, pria yang dikenal dekat dengan warganya itu justru merendah. Dengan senyum khasnya, ia menyatakan bahwa ini semua berkat kerja keras ribuan ASN yang tak pernah lelah melayani.

“Kami bersyukur, tapi jangan berpuas diri. Birokrasi itu hidup, harus adaptif. Yang paling penting, masyarakat Kota Padang merasa dilayani, bukan hanya terlihat dilayani,” ujar Fadly di Balaikota, Selasa (9/6/2026).

Apa rahasianya? Ternyata di balik skor mentereng itu, ada lima indikator yang bikin juri KemenPAN-RB geleng-geleng kepala:

1. Kualitas Kebijakan (91,00) — Jauh di atas target nasional yang cuma 65. Artinya, setiap aturan yang dikeluarkan Pemko Padang benar-benar membumi dan solutif.
2. Reformasi Hukum (100!) — Sempurna! Target nasional 70, tapi Padang pilih nyentuh angka mutlak. Transparansi dan akuntabilitas hukum berjalan tanpa celah.
3. Sistem Merit (270) — Melewati target nasional 250. Artinya, ASN naik pangkat karena kompetensi, bukan karena “orang dalam”.
4. Digitalisasi Arsip (93,00) — Target nasional baru 60, Padang sudah terbang tinggi. Urusan dokumen dan data? Semua serba digital, cepat, dan tak ribet.
5. Standar Pelayanan Publik (93,67) — Lagi-lagi menggilas target nasional (78). Masyarakat dilayani cepat, ramah, dan tanpa pungli.

Hebatnya lagi, prestasi ini bukan kebetulan semalam. Jika dilihat tren lima tahun terakhir, Padang seperti naik rollercoaster yang terus menanjak: dari 70,86 (2021), lalu 75,10 (2022), sempat koreksi ke 73,60 (2023), kemudian melompat dahsyat ke 85,92 (2024), dan akhirnya puncak di 87,31 (2025).

Fadly punya mimpi besar. Baginya, indeks setinggi apapun akan sia-sia jika masyarakat masih mengeluh di lapangan. “Kita tidak sedang mengejar piala. Kita sedang membangun kepercayaan. Birokrasi harus cepat, digital, tapi tetap berhati. Itu janji kami,” tegasnya.

Dengan capaian ini, publik kini penasaran: akankah tahun depan Padang bisa menembus skor 90? Atau justru menjadi tolok ukur bagi kota/kabupaten lain di Indonesia? Satu yang pasti, birokrasi melayani bukan lagi slogan, tapi sudah menjadi denyut nadi pemerintahan di Kota Padang. Selamat, warga Padang!

Related posts