Idul Fitri Tinggal Hitungan Hari, Pemko Bukittinggi Serahkan Insentif, Ini Sasarannya

MINANGKABAUNEWS.COM, BUKITTINGGI – Menyikapi lebaran Idulfitri 1443 H tinggal hitungan hari, Pemko Bukittinggi menyerahkan insentif kepada RT, RW dan LPM se Kota Bukittinggi secara simbolis, bertempat di Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi, Senin(25/4/2022).

Wali Kota Bukittinggi Erman Safar dalam sambutannya menyampaikan, bahwa RT, RW dan LPM adalah sebagai perpanjangan tangan dari Pemerintah daerah.

Read More

“Keberadaannya perlu di perhatikan untuk membantu menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat luas, terkait program pemerintah,” ujarnya.

Erman Safar menjelaskan, informasi yang simpang siur beredar di masyarakat menjadikan keadaan tidak kondusif dan masyarakat merasa terganggu dengan kondisi tersebut.

“Melalui RT dan RW informasi itu dapat diluruskan, sehingga masyarakat dapat informasi yang dapat diyakini kebenarannya,” jelasnya.

Erman menyebutkan, hari ini merupakan pertama kali berjumpa dengan RT dan RW di Tahun 2022 setelah hampir empat bulan program Pemerintah berjalan.

“Program pemerintah yang sudah dilaksanakan maupun yang akan diberikan kepada masyarakat pada tahun 2022 ini, yang pertama adalah mengenai iuran komite sekolah untuk siswa SMA Negeri dan swasta sederajat termasuk sekolah luar biasa (SLB), kesemuanya itu sudah dibayarkan Pemko melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD),” sebutnya.

Ia menambahkan, kalau masih ada sekolah yang mengutip, jangan mau bayar, kalau ada masyarakat yang membayarnya, pihak RT maupun RW bisa sampaikan aduan tersebut ke kelurahan, dengan informasi tersebut nantinya dapat disampaikannya langsung ke dinas pendidikan.

“Perlu saya sampaikan kenapa program ini sangat penting, karena masih ada juga sekolah yang memungut uang iuran sekolah, seperti SMA sederajat, sementara program-program yang kita lakukan adalah untuk meringankan secara langsung beban masyarakat, dengan kata lain langsung dirasakan masyarakat,” imbuhnya.

Erman menjelaskan, selain itu program lain untuk pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19, yaitu lewat tabungan Ustman.

“Program tabungan Utsman ini simpang siur informasinya, karena belum disosialisasikan secara menyeluruh kepada seluruh RT dan RW yang menjadi perpanjangan tangan Pemko di tingkat kelurahan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pinjaman melalui tabungan Utsman ini tanpa biaya, tanpa bunga dan juga tanpa agunan. Seperti meminjam Rp10 juta tetap nantinya akan menerima sesuai nilai pinjaman yang diajukan semula,” tambah Erman.

“Sedikit saja sentuhan tabungan Utsman ini, ekonomi mereka akan bangkit kembali,” imbuh Erman.

Sementara itu, Camat Aua Birugo Tigo Baleh (ABTB) Nadyatul Khairiah menyampaikan, untuk insentif RT, RW dan LPM penyerahannya untuk tri wulan dihitung dari Januari, Februari dan Maret 2022 dan langsung dikirim ke rekening masing-masing penerima.

“Besarnya insentif RT untuk satu bulan senilai Rp470 ribu, sedangkan besaran insentif RW dan LPM per bulannya sebesar Rp500 ribu, terang Nadya.

Jumlah penerima insentif RT, RW, dan LPM sebanyak 313 orang, dengan rincian, untuk Kecamatan Guguk Panjang ada 108 orang RT, RW 33 orang dan LPM 21 orang, sedangkan untuk Kecamatan ABTB ada 92 orang RT, 35 orang RW, dan LPM 24 orang.

Related posts