Ini Kata Wagub Audy dalam Bimtek Peningkatan Kapasitas Ninik Mamak

  • Whatsapp
Bimtek bagi pemangku adat dalam peningkatan peran Niniak Mamak di Balai Sidang Bung Hatta, Senin, (28/6)

MINANGKABAUNEWS.COM, PADANG — Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy membuka bimbingan teknis bagi pemangku adat dalam peningkatan peran Niniak Mamak di Balai Sidang Bung Hatta, Senin, (28/6/2021).

Wakil Gubernur dalam sambutannya menyampaikan bahwa kepemimpinan adat budaya Minangkabau yang ada pada diri Niniak Mamak, yang merupakan ciri khas Sumatera Barat, mulai memperlihatkan tren yang cenderung terdegradasi.

Read More

“Tugas Niniak Mamak ini berat. Dan pengaruh modernisasi turut mendegradasi peran Niniak Mamak dalam kehidupan sehari-hari. Nah, menyikapi tren seperti itu, tentu kita tidak bisa diam saja. Oleh karena itu peningkatan kapasitas pemangku adat ini mutlak harus dilakukan,” tegas Audy.

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat yang menjadi leading sector kegiatan ini menyampaikan, bahwa penyelenggaraan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan tata kehidupan sosial kemasyarakatan di Sumatera Barat yang berfalsafahkan Adat Basandi Syarak-Syarak Basandi Kitabullah.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari pokok-pokok pikiran anggota DPRD Provinsi SumbarĀ  Komisi V, Daswippetra, SE, M.Si, Dt. Manjinjiang Alam, yang selalu concern dengan perkembangan adat budaya di Sumatera Barat. Oleh karena itu pada kesempatan ini kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Daswippetra,” ungkap Gemala Ranti.

Kegiatan yang diikuti Niniak Mamak dari Kabupaten dan Kota Solok ini direncanakan akan berlangsung mulai hari ini hingga Rabu (30/06/2021) mendatang.

Niniak Mamak yang menjadi peserta bimbingan teknis ini juga mengapresiasi Wakil Gubernur dan langkah-langkah yang diambil oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terkait pelestarian nilai-nilai adat budaya.

Salah satu peserta, Zul Asril Dt. Rajo Sampono yang merupakan Ketua KAN Nagari Batang Barus Kabupaten Solok, menilai bahwa kegiatan-kegiatan semacam ini adalah salah satu bukti bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Barat pro aktif dalam melestarikan nilai-nilai adat dan budaya, terutama terkait peran Niniak Mamak dalam kehidupan di Minangkabau.

“Alhamdulillah Pemerintah Provinsi Sumatera Barat masih menunjukan kepedulian terhadap pelestarian adat budaya. Kami berharap kegiatan ini bisa senantiasa dilaksanakan, agar generasi penerus tetap memahami fungsi, tugas dan tanggung jawab dari seorang Ninik Mamak,” ujarnya penuh harap.

Sebagai penutup Wakil Gubernur juga berharap bahwa ke depannya nilai-nilai adat budaya yang terdapat di Sumatera Barat juga akan menjadi nilai-nilai yang menggerakan sektor-sektor lain dengan massif.

“Kita sudah melihat bagaimana Bali dan Yogya melalui adat dan budaya yang mereka miliki mampu menggerakan sektor-sektor lain dalam pembangunan. Ke depan, Insya Allah Sumatera Barat akan segera menyusul,” tutup Wakil Gubernur yang terkenal ramah ini.

Related posts