Ini Kata Wako Solok Saat Rapat Dengan KPU, Disdik, dan Forkopimda

MINANGKABAUNEWS, SOLOK – Pemilihan kepala daerah secara serentak nasional harus berjalan lancar dan sukses. Segala persiapan dan perencanaan harus berjalan dengan baik dan maksimal, agar penyelenggaraan perhelatan nasional bisa terlaksana dengan baik dan hasil yang memuaskan.

Pilkada merupakan hajatan daerah, walaupun dilaksanakan secara serentak nasional. Tapi yang dipilih oleh masyarakat adalah pimpinan Kota Solok untuk lima tahun akan datang.

Read More

Artinya, masyarakat harus diberi akses seluas-luasnya dalam pemilihan kepala daerah ini. Agar lahir pemimpin Kota Solok yang berkualitas dan mampu mensejahterakan masyarakat.

Ini yang dikatakan Walikota Solok Zul Elfian Umar saat menggelar rapat bersama KPU Kota Solok, Unsur Dinas Pendidikan, dan Forkopimda serta tokoh masyarakat, Rabu (8/6/202), di Balaikota Solok.

Lebih lanjut Wako menyebutkan pada pilkada serentak nasional tahun 2022 ini, KPU Kota Solok menambah jumlah TPS. Penambahan jumlah TPS ini disesuaikan dengan perkembangan jumlah penduduk di Kota Solok.

“Dalam usulan KPU Kota Solok, terdapat penambahan lima puluh TPS dari sebelumnya seratus dua puluh enam pada tahun 2019 lalu. Pada pemilu 2024 nanti akan ada TPS sebanyak 176 buah,” kata Wako.

Selain itu, Pemerintah Daerah Kota Solok mulai tahun ini akan memasukan mata pelajaran muatan lokal pada jenjang pendidikan setingkat Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar dan setingkat Sekolah Menengah Pertama.

“Tahun ini jenjang TK, SD dan SMP akan memuat mata pelajaran dengan muatan lokal, dengan adat dan sastra budaya Minangkabau. Hal ini akan segera berjalan agar adat dan budaya Minangkabau bisa dilestarikan,” ujarnya.

“Sedangkan untuk wabah COVID-19, walaupun tidak ada laporan terbaru, kita tetap harus tetap utamakan kesehatan. Ingat, kesehatan harus tetap dijaga, terutama anak-anak kita sebagai sumber daya manusia kita,” tambah Wako

Related posts