Inilah Deretan Tips Pilih Laptop Untuk Work From Home (Kerja dari Rumah)

  • Whatsapp
Ilustrasi WFH

TEKNOLOGI – Sejak pandemi Covid-19, banyak sektor perusahaan melakukan kebijakan baru dengan menerapkan sistem kerja Work from Home (WFH) atau istilahnya kerja dari rumah. Mulai dari programmer, call center, web developer, data entry, manajer sosial media, sampai dengan penerjemah, merupakan jenis-jenis yang bisa dikerjakan dari rumah. Guna menunjang pekerjaan di rumah makin lancar, perlu device mumpuni yang memenuhi kebutuhan. Karena meski kerja dari rumah, akan banyak sekali pekerjaan tambahan.

Jika biasanya di kantor meeting langsung bisa dilaksanakan di ruang rapat, sekarang berbeda. Selain berbagai pekerjaan utama, meeting online pun terus dilakukan. Memperlancar WFH, banyak komputer jinjing yang bisa dipilih lho, salah satunya adalah laptop Lenovo Ideapad.

Sebelum benar-benar memutuskan untuk membeli laptop apa saat WFF, yuk simak ulasan berikut ini. Akan dibeberkan berbagai tips memilih laptop untuk WFH makin lancar.

1. Sesuaikan dengan Kebutuhan

Saat mencari laptop, pertama kali haruslah tahu kebutuhan yang diperlukan. Misalnya saja, jika Anda merupakan seorang penulis lepas, pastinya akan berbeda kasusnya jika dibandingkan dengan seorang programmer. Seorang penulis lepas membutuhkan laptop dengan spesifikasi biasa, karena pekerjaan yang diperlukan adalah menulis, mencari sumber di internet, dan sesekali melakukan meeting online dengan klien.

Hal tersebut akan sangat berbeda dengan programer yang memiliki kebutuhan spesifikasi tinggi. Seorang programmer membutuhkan laptop atau komputer dengan jeroan yang bagus untuk coding supaya lebih lancar. Akan berbeda lagi jika dibandingkan dengan seorang editor video. Maka dari itulah, tentukan terlebih dahulu kebutuhan laptop yang dicari.

2. Bisa Melakukan Multitasking dengan Lancar

Dengan berbagai kebutuhan yang diperlukan, baik itu untuk melakukan pekerjaan, zoom meeting, sampai dengan mendengarkan musik sekaligus saat WFH, pilihlah laptop yang bisa diandalkan untuk multitasking. Hampir semua laptop memang dapat digunakan untuk multitasking, namun tidak jarang ada yang ngelag dan membuat pekerjaan tertunda sementara.

Selain mengandalkan spesifikasi yang terdapat di laptop, supaya tetap bisa multitasking adalah jika menggunakan laptop Windows 10, dapat memanfaatkan fitur split screen. Jadi, Anda akan lebih mudah berganti dari satu aplikasi ke lainnya.

3. Ukuran Layar yang Sesuai dengan Pekerjaan

Selanjutnya yang perlu untuk dipertimbangkan adalah ukuran layar yang dipilih. Bagi Anda yang memiliki pekerjaan memerlukan laptop namun tidak terlalu membutuhkan spesifikasi tinggi, bisa pilih yang ukuran 11-14 inchi. Dengan ukurannya yang tidak terlalu besar, juga akan mudah untuk dibawa-bawa. Ini cocok untuk para pelajar, mahasiswa, atau sektor pekerjaan butuh spek kecil seperti penulis atau penerjemah.

Sementara bagi sektor pekerjaan seperti programmer, editor video, sampai dengan seorang gamer memelukan laptop dengan layar yang lebih lebar. Rekomendasinya adalah 17-18 inchi. Bahkan, untuk pekerjaan tersebut orang-orang sudah tidak memilih laptop lagi, namun komputer dengan lebar 34-49 inci.

Pekerjaan-pekerjaan ini memang membutuhkan konsentrasi tinggi, jadi jarang membawa keluar perangkatnya. Biasanya juga, orang-orang dengan pekerjaan yang disebutkan sebelumnya, memiliki beberapa PC sekaligus laptop juga jika digunakan untuk kebutuhan kerja ke luar.

4. Memilih Laptop Sudah SSD

Perkembangan teknologi juga memengaruhi terjadinya upgrade jeroan di dalam komputer. Jika sebelumnya Hard Disk Drive (HDD) merupakan pilihan utama, sekarang ada Solid State Drive yang makin banyak dipilih oleh para pengguna laptop atau komputer. Ada banyak sekali kelebihan yang ditawarkan oleh SSD dibandingkan HDD. Mulai dari performanya yang lebih gesit dalam pencarian file atau transfer sampai dengan pengoperasainnya juga lebih ringan. Tidak berhenti disitu saja, memori yang sudah SDD bisa dibilang tidak berisik. Karena di dalamnya berisi sekumpulan memori. Sementara untuk HDD cukup berisik karena masih menggunakan piringan di dalamnya.

Dalam hal goncangan, laptop berbasis SSD juga lebih bisa diandalkan. Karena laptop HDD yang masih menggunakan piringan, bisa saja berputar sendiri saat terkena guncangan. Jika hal tersebut terus menerus terjadi, laptop akan lebih gampang rusak.

5. Jangan Lupakan Fitur Pendingin

Cooling pad di laptop memiliki banyak sekali kegunaan. Mulai dari membuat kerja laptop lebih stabil, nyaman digunakan, tidak mengalami overheat, mencegah mati mendadak, sampai dengan bisa menjadi tatakan laptop. Banyak sekali ya kegunaanya. Supaya membuat laptop lebih awet lagi, jangan hanya mengandalkan cooling pad. Carilah laptop yang sudah dibekali dengan berbagai fitur pendingin yang jagoan.

Jika sudah dilengkapi dengan fitur pendingin, CPU dan GPU laptop akan lebih awet. Belakangan ini, banyak juga laptop yang mengusung fitur pendingin yang membuatnya lebih mudah ditangani saat panas. Bahkan sudah ada laptop yang mengusung Cooler Boost Titan dengan 4 buah kipas plus 11 heat pipe untuk komputer jinjing yang digunakan untuk gaming.

6. Pertimbangkan juga Harganya

Penting juga, jangan lupa untuk mempertimbangkan harga laptop yang akan dibeli. Apakah harga yang dipilih sebanding dengan spesifikasi yang diberikan. Ataukah juga, laptop yang dipilih sudah sesuai dengan kebutuhan. Seperti gadget lainnya, laptop juga tersedia beragam merek, spesifikasi, dan juga harga. Anda perlu mempertimbangkan harga juga ya.

Jika sudah memutuskan produk yang akan dipilih, baik itu laptop Lenovo Ideapad atau bukan, bisa segera membelinya di marketplace Blibli ya. Pilihannya sangat beragam, harganya juga bersaing dengan tempat lainnya. Supaya lebih aman,disarankan untuk beli di official store. Tapi jika sudah memiliki langganan, silahkan beli di lokasi yang Anda percaya itu.

Related posts