Inilah Harapan Wali Kota Padang Panjang pada Pengurus DPC Masata Baru

  • Whatsapp
Pelantikan pengurus dpc masata
Pelantikan pengurus dpc masata

MINANGKABAUNEWS.COM, PADANG PANJANG — Wali Kota, H. Fadly Amran resmi menghadiri pengurus Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Masyarakat Sadar Wisata (Masata) Kota Padang Panjang, di Auditorium Mifan Water Park, Padang Panjang, Selasa, (8/6/2021).

Wako Fadly mengharapkan Masata yang diketuai Yuliza Zen, ini menjadi wadah aspirasi serta mampu bersinergi dengan semua pihak guna memajukan pariwisata berbasis masyarakat.

Read More

“Alhamdulillah, ini sudah berada pada tahapan selanjutnya, dari seluruh kelompok sadar wisata yang ada, sudah terbentuk sebuah himpunan (Masata-red). Yang namanya himpunan, merupakan tempat berkumpul dan tempat aspirasi dari kelompok Masata itu. Masata hadir sebagai penyambung lidah, aspirasi, apa yang bisa disenergikan baik dalam Masata itu sendiri, maupun bersama dengan Dinas Pariwisata,” ungkap Fadly seusai menyaksikan pelantikan DPC Masata sekaligus membuka acara Pelatihan Pengelolaan Desa Wisata.

Lebih lanjut dikatakannya, program kerja Masata harus terukur dengan indikator yang jelas dan memberikan reward bagi anggotanya yang berprestasi. Kemudian, hubungan silaturahmi selalu terjaga.

“Kehadiran Masata hendaknya juga memberikan multiflier effect kepada masyarakat sekitar dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Ketua DPD Masata Provinsi Sumbar, Joni Mardianto, menyampaikan, Masata di Sumbar telah tebentuk sejak November 2020 lalu dengan jumlah delapan DPC. DPD Masata menargetkan minimal terbentuk 15 DPC Masata di Sumbar.

“Masata terbentuk karena pandemi Covid-19. Masata diinisiasi pusat untuk menggairahkan kembali kepariwisataan, melakukan pendampingan desa wisata, men-support dan menggali potensi wisata secara bersama-sama,” katanya.

Sementara itu terkait dengan pelatihan pengelolaan desa wisata, Kadis Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, Maiharman mengatakan, ditujukan untuk mempercepat peningkatan kualitas pengelolaan desa wisata. Pelatihan dilaksanakan selama dua hari tatap muka, dilanjutkan dengan kunjungan lapangan.

Related posts