Inilah Komentar Pedas Said Didu Soal Podcast Prabowo di Deddy Corbuzier: Menyengsarakan Rakyat..

  • Whatsapp
Podcast deddy corbuzier
Podcast deddy corbuzier

MINANGKABAUNEWS.COM, JAKARTA — Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu mengomentari alasan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memilih bergabung dengan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Prabowo mengatakan keputusan tersebut diambil usai dirinya kalah dari Jokowi di Pilpres 20219 lalu.

Read More

Menurut Said Didu, tidak ada yang istimewa dari alasan dan pernyataan yang diungkap Prabowo dalam podcast Deddy Corbuzier.

“Semua pihak menyatakan demikian, termasuk para BuzzerRp, komisaris BUMN yang dapat hadiah dan lain-lain,” cuitnya, dalam akun Twitternya, seperti dilihat, Senin (14/6/2021).

Lanjuntya, ia mengatakan dengan tetap berada di barisan oposisi termasuk pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Di Negara demokrasi, oposisi adalah cara pengabdian yang dihormati karena mereka menyuarakan kepentingan rakyat tanpa digaji,” tuturnya.

Dan sebaliknya, hal aneh jika sebuah pengabdian hanya ditujukan kepada mereka yang mendapat gaji yang diambil dari uang rakyat.

“Adalah aneh jika yang dianggap mengabdi hanya pejabat yang digaji rakyat,” ucap dia.

“Mengabdi buat negara bukan hanya oleh pejabat yang digaji rakyat. BuzzeRp dan hadiah komisaris BUMN juga alasannya mau mengabdi,” sindir dia.

Menurutnya, dengan menjadi pengkritik dan beroposisi, menurutnya, juga merupakan bentuk pengabdian.

“Kritik kebijakan yang salah yang menyengsarakan rakyat juga mengabdi,” katanya lagi.

Begitupun dengan pemberantasan korupsi dan melawan ketidakadilan penguasa. “Anti korupsi juga mengabdi. Melawan ketidakadilan penguasa juga mengabdi,” sambungnya.

“Mengabdi kepada negara berbeda dengan mengabdi kepada kekuasaan atau menunduk pada yang berkuasa. Itu saja,” tukasnya

Related posts