Inilah Pencerahan Ketua PW Muhammadiyah Sumbar Soal Pelaksanaan Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Qurban di Masa PPKM Darurat

  • Whatsapp
Ketua PW Muhammadiyah Sumbar, Buya Shofwan Karim Elhussein (Foto: Dok. Istimewa)

MINANGKABAUNEWS.COM, PADANG — Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumbar, Dr. Shofwan Karim angkat bicara soal penerapan PPKM darurat dan Idul Adha 2021.

Buya Shofwan Karim menyampaikan dengan penuh kerelaan penerapan PPKM darurat mau tidak mau seyogyanya dipatuhi seluruh lapisan masyarakat.

Read More

Menurutnya, di Sumbar sudah ada kelonggaran dan kesepakatan, masjid tidak ditutup, shalat Idul Adha dilakukan dalam jumlah terbatas dan protokol kesehatan dijalankan dengan sungguh-sungguh dan penuh disiplin.

Buya mengingatkan pengurus masjid dan PHBI untuk menyiapkan dengan matang terkait pelaksanaan salat Idul Adha seperti tanda saf, tidak adanya karpet dan hal yang dibutuhkan lainnya. Dan penyembelihan hewan kurban dengan menyiapkan tempat cuci tangan, pakai masker dan adanya handsanitizer serta terpenting menghindari terjadinya kerumunan pada saat penyembelihan dan pendistribusian daging qurban.

“Alhamdulillah, bagi yang taat prokes. Kalau belum mari persiapannya dimatangkan. Sedangkan bagi masyarakat yang patuh dengan PPKM jangan dibully. Bagi yang disiplin meski kelihatannya di luar ketentuan, juga tidak dibully,” ungkapnya, Senin, (19/7/2021).

Buya juga meminta media massa, ulama, muballigh dan tokoh masyarat, pimpinan dan aktivis Ormas tolong bantu memberi pemahaman yang benar kepada publik.

“Pemerintah dan aparatur negara haruslah semakin arif dalam menegakan disiplin aturan,” tegasnya.

Buya juga mengingatkan kader Muhammadiyah dan masyarakat pada umumnya yang suka sharing dan forward info di medsos, tolong chek and rechek fakta jangan meneruskan yang hoax.

Buya Shofwan Karim menambahkan Ibadah harus lebih tingkatkan meski di tempat masing-masing dengan tetap menjaga Iman, ibadah, imunitas dan ikhtiar lindungi dan peduli terus amalkan dan tingkatkan.

Related posts