Inilah Pesan Penting Buya Shofwan Karim ke Mahasiswa Baru UM Sumbar

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, PADANG — Universitas Muhammadiyah (UM) Sumatera Barat menerima 1.076 mahasiswa baru. Selasa (5/10/2021), mahasiswa baru mengikuti Masa Ta’aruf (Masta) 2021 secara daring-luring di Convention Hall UM Sumatera Barat. Hadir secara daring Ketua PW Muhammadiyah Sumbar Buya Shofwan Karim dan Wakil Sekretaris Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah, Muhammad Syamsudin. Secara luring Ketua PW Aisyiyah Sumbar Bunda Meiliarni Rusli dan jajaran PWM Sumbar.

Ketua PW Muhammadiyah Sumbar, Buya Dr. Shofwan Karim mengatakan Muhammadiyah 109 tahun yang bergelut melaksanakan panca ikhtiar kemanusiaan (PIK) Agama-Dakwah AMNM, pendidikan dan keterampilan, kesehatan sosial dan ekonomi-income generating. “Dari PIK itu muaranya adalah peningkatan Kualitas SDM (the human resources Development),” ujarnya.

Read More

Lanjutnya, Kualitas SDM Indonesia yang digambarkan dalam laporan Human Developmen Index (HDI) 2020 dari UNDP. Peringkatnya 111 dari 189 negara.
Meskipun dalam laporan “the Human Capital Index 2020 Update: The Human Capital in the Time of Covid-19”, skor Indonesia tahun 2020 menjadi 0,54, naik dari 0,53 pada tahun 2018. “Ini membuktikan hasil belanja negara untuk human capital sudah mulai terlihat, tetapi usaha terus menerus meski kita lakukan dengan sungguh-sungguh.

Untuk itulah Muhammadiyah secara konsisten dan konsekuen mendorong dengan sangat serius peningkatan kualitas pendidikannya sejak dari paling dasar sampai ke paling tinggi yaitu Universitas.
UM Sumbar sejak beberapa waktu ini sudah menunjukkan grafik yang semakin membaik,” ujarnya.

Menurut Buya, Rektor melaporkan untuk tingkat Sumbar adalah pada kategori 3 besar dan utk wilayah X Sumbar, Riau, Kepulauan Riau, dan Jambi pada level 10 besar.

“Selamat datang mahasiswa baru UM Sumbar yg telah memilih Perguruan Tinggi yang tepat untuk peningkatan kualitas SDM untuk kemajuan Bangsa, Ummat dan Kemanusian.

“Kepada semua civitas akademika UM Sumbar, kami titipkan tunas bangsa untuk diproses, digodok dan asuh menjadi manusia yang bertaqwa, kuat iman, ibadah dan akhlak, prima kemampuan intelektual dan akademik penalaran ilmiah, terampil di dalam mengharungi hidup dan kehidupan,” tuturnya.

“Insya Allah, melalui pelaksanaan program strategi Catur Dharma PTM (pendidikan-pengajaran; penelitian-pengembangan; kemahasiswaan-kerjasama; dan AIK (Al Islam-Kemuhammadiyahan) semua cita-cita kita akan tercapai,” tutupnya.

Related posts