Intelijen AS Bongkar Kondisi Sebenarnya Perang Rusia-Ukraina

MINANGKABAUNEWS.COM, INTERNATIONAL — Badan intelijen Amerika Serikat (AS) mengungkapkan kondisi terkini perang di Ukraina. Saat ini, perang itu cenderung dihadapkan pada jalan buntu.

Kepala Badan Intelijen Pertahanan AS Scott Berrier mengatakan Presiden Rusia Vladimir Putin tampaknya bersiap untuk konflik yang panjang. Adapun, Rusia yang menyebut invasi itu “operasi militer khusus” telah mengerahkan lebih banyak pasukan ke Ukraina untuk serangan besar-besaran bulan lalu, tetapi progresnya berjalan lambat.

Read More

“Rusia tidak menang dan Ukraina tidak menang dan kami sedikit menemui jalan buntu di sini,” tuturnya seperti dikutip Reuters, Rabu (11/5/2022).

Dia menambahkan bahwa sejauh ini, sekitar delapan hingga sepuluh jenderal Rusia telah tewas.

Sementara itu, Direktur Intelijen Nasional Avril Haines mengatakan kemenangan Rusia di wilayah Donbas di Ukraina Timur mungkin tidak akan mengakhiri perang.

“Kami menilai Presiden Putin sedang mempersiapkan konflik berkepanjangan di Ukraina di mana dia masih berniat untuk mencapai tujuan di luar Donbas,” kata Haines.

Dia mengatakan Amerika Serikat memiliki indikasi bahwa Rusia ingin memperpanjang jembatan darat ke wilayah Transnistria yang memisahkan diri dari Moldova.

“Dikombinasikan dengan kenyataan bahwa Putin menghadapi ketidaksesuaian antara ambisinya dan kemampuan militer konvensional Rusia saat ini … beberapa bulan ke depan perang bisa bergerak lebih tidak terduga dan berpotensi bereskalasi,” kata Haines

Related posts