Inventarisir Persoalan Aset Daerah, Kepala Daerah Diminta Terkoneksi Dengan Sistem MCP KPK

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS, SOLOK – Setelah sekian tahun otonomi daerah berjalan, dan diikuti dengan pemekaran beberapa daerah di Indonesia, menyisakan persoalan aset yang ada di daerah induk dan aset yang ada di daerah pemekaran.

Persoalan Aset ini terkadang membutuhkan penyelesaian berlarut-larut, bahkan tidak jarang menimbulkan konflik yang menimbulkan persoalan lainya di daerah bersangkutan.

Read More

Untuk menetralisir persoalan aset ini, Wakil Walikota Solok Ramadhani Kirana Putra, Selasa (9/8/2022), di ruang Zarhismi Aziz Balaikota Solok, menggelar rapat MCP Tahun 2022 dan Tematik Manajemen Aset Daerah serta Optimalisasi Pendapatan Daerah.

Menurut Wawako, rapat MCP Tahun 2022 dan Tematik Manajemen Aset Daerah serta Optimalisasi Pendapatan Daerah, merupakan upaya untuk menginventarisir semua persoalan aset pemerintah daerah, yang hingga saat ini masih menimbulkan persoalan.

“Peran kepala daerah dan inspektur daerah sangat penting untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih. Koneksi dengan MCP KPK RI sangat penting disamping pembinaan dari Kementerian Dalam Negeri,” kata Wawako.

Sementara, Koordinator Tim KPK Arief Nurcahyo berharap Kota Solok menjadi lebih baik lagi dalam pengelolaan aset daerah. Sistem pengelolaan aset harus optimal agar tidak menimbulkan persoalan dikemudian hari.

“Jadilah motor dan motivator bagi daerah lainya dalam pengelolaan aset di daerah. Kota Solok sebisa mungkin harus berada terdepan dalam penyelesaian persoalan aset, apalagi nanti sistemnya akan terkoneksi dengan MCP KPK RI,” ujar Arief.

Related posts