Jajal Pasar Eropa, Rendang Dapur Mutiara Payakumbuh Siap Kirim Perdana ke Jerman

  • Whatsapp
Owner dan pelaku usaha randang Dapur Mutiara, Ir Eftakarina Tasrif. (Foto: Aking Romi Yunanda)

MINANGKABAUNEWS.COM, PAYAKUMBUH – Produk rendang asal Kota Payakumbuh, Sumatera Barat kian mendunia. Salah satu dapur rendang higienis ternama “Dapur Mutiara” diam-diam ternyata sudah kontrak dengan distributor randang di Eropa, yang berkedudukan di Jerman.

“Alhamdulillah, kontrak sudah berlangsung. Kami kirim bumbu pasta randang ke negara-negara di Eropa. Kemarin itu sudah kita kirim ke Jerman,” kata Ir Eftakarina Tasrif, kepada wartawan di Payakumbuh, Selasa (05/10).

Menurut Eftakarina, pasta rendang yang dikirim sudah melalui proses uji klinis yang panjang dan proses higienisasi. “Dapur Mutiara sudah lama mengantongi BPOM dan label halal. Kami insyaAllah siap bersaing di pasar internasional,” kata Eftakarina.

Menariknya, kemasan rendang dapur mutiara ini, punya banyak bahasa. Salah satunya bahasa Jerman sendiri dan bahasa Inggris. “Untuk memudahkan masyarakat Dunia lebih menggemari masakan terlezat ini,” sambung Eftakarina.

Magister Teknik Universitas Bung Hatta ini mengaku optimis, rendang Dapur Mutiara akan lebih mudah masuk ke pasar dunia. Untuk di tanah air sendiri, Eftakarina menyebut, pihaknya sedang menjajaki kerjasama dengan perhimpunan Karyawan Freeport di Papua.

“Sebenarnya, kalau konvensional kami sudah pernah mengirim ke beberapa negara. Termasuk Jerman. Namun kalau untuk kontrak via distributor, baru kali ini. Kita juga sudah kirim jumlah partai besar hampir setengah ton ke Jerman,” jelasnya.

Melalui media ini, Team Dapur Mutiara mengucapkan ribuan terimakasih kepada sejumlah kalangan yang sudah ikut memberi kontribusi. Mulai dari Keluarga Minang Hamburg Pak Budi Indra and Family serta Uni Elsi Djaman and Family.

“Kemudian juga, Makcik dan Pak Agung Indrianto Kabid Pemasaran Propinsi Sumbar, Ibu Kadis, Pak Sekretaris Andiko dan Jajaran Disnakerperin, mantan Kadis Disnakerperin Pak Dt H Wal Asri, yang berjuang bersama beliau menembus pasar International, Pak Kabid UPTD Novid dan team operator Rio Cs serta team produksi Ma Iyen Cs, teman-teman rendang seperjuangan,” kata Eftakarina.

Dalam status facebooknya, owner Dapur Muriara juga mengucapkan terimakasih kepada sejumlah pihak. “Pak Fahrid Fahmi, nara sumber sewaktu pelatihan Ekspor yang diadakan Pemko Payakumbuh, hingga kini masih membimbing dan mengajarkan bagaimana menyelesaikan serta mempersiapkan dokumen-dokumen untuk persyaratan ekspor,” sebutnya.

Apresiasi yang tinggi turut diberikan Dapur Mutiara untuk Pemko Payakumbuh yang telah memfasilitasi IKM kota Payakumbuh dengan adanya Sentral Rendang Payo di Padangkaduduak dengan semua peralatannya yang serba canggih sehingga bisa membuat produk rendang kami para IKM bisa tahan sampai 16 bulan tanpa bahan pengawet.

“Terimakasih pak Walikota Payakumbuh Riza Falepi dan pak Wawako Erwin Yunas dan Kepala Dinas Perindustrian. Mudah-mudahan produk kami serta produk IKM Kota Payakumbuh bisa terus maju dan berkembang lagi ke depannya,” ungkap Eftakarina. (akg/rel)

Related posts