Jangan Jadikan Baznas Sumbar Komoditas Politik

  • Whatsapp
Baznas Sumatra Barat (Foto. Dok. Istimewa)

MINANGKABAUNEWS.COM — Ketua Pimpinan Wilayah Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PW SEMMI) Sumatera Barat (Sumbar) Abdurrahman Meinanda meminta Gubernur Sumbar, Mahyeldi melantik pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumbar yang terpilih.

Menurutnya, dengan tidak melantik pengurus yang sudah terpilih sesuai dengan aturan yang berlaku adalah sikap pembangkangan. Apalagi pengurus yang sudah terpilih tersebut sudah mendapatkan pertimbangan dari Baznas Pusat.

Read More

“Kita harap Baznas jangan dijadikan komoditas politik gubernur lah. Biarkan Baznas itu menjadi lembaga yang indpenden melaksanakan tugasnya sesuai aturan yang ada,” sebutnya, Rabu, 18/8/2021).

Menurutnya, keengganan Gubernur Mahyeldi melantik pengurus Baznas Sumbar terpilih menimbulkan tanda tanya ditengah-tengah masyarakat. Apalagi, Gubernur Mahyeldi diketahui mengajukan permohonan untuk melakukan seleksi ulang pengurus Baznas Sumbar yang baru.

“Ini kan aneh, pengurus yang nyata-nyata terpilih melalui seleksi yang legal. Kemudian Gubernur Sumbar tidak mau melantiknya. Apalagi nama-nama tersebut sudah mendapatkan pertimbangan Baznas Pusat. Terkesan ada kepentingan politik gubernur di Baznas ini,” sebutnya.

Ia menyarankan Gubernur Sumbar untuk melantik pengurus yang sudah terpilih. Sebab, Baznas Pusat juga menyurati Pemprov Sumbar untuk segera melantik pengurus yang sudah direkomendasikan.

“Gubernur wajib melantik pengurus yang sudah terpilih. Tidak ada alasannya untuk tidak melantik,” tegasnya.

Disebutkannya, disayangkan jika kepala daerah menarik-narik Baznas dalam kepentingan politik. Sementara dana yang dikelola Baznas itu adalah dana umat yang berasal dari zakat, infaq dan sadakah.

“Janganlah manfaatkan Baznas ini untuk kepentingan politik. Ini dana umat, pertanggungjawabannya dengan Tuhan. Biarkanlah berjalan independen menjadi mitra pemerintah,” ulasnya.

Related posts