Jangan Salah Jurusan

  • Whatsapp

Oleh : Raditya Partama Yunanda

Kuliah adalah salah satu jalan yang akan ditempuh bagi siswa yang ingin melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Dengan berkuliah, kita berharap untuk mendapatkan ilmu yang lebih baik lagi daripada ilmu sewaktu masih SMA. Selain itu kita berharap untuk memiliki kesempatan yang lebih baik lagi untuk bisa mengasah kemampuan dan menggali potensi yang kita miliki. kita juga berharap supaya mempunyai rencana jangka panjang dan tujuan supaya mudah diterima dan bisa menyesuaikan diri di dunia kerja yang mengharuskan memiliki skill ataupun kemampuan yang baik. Tapi dari semua mahasiswa, tidak sedikit yang mengaku salah pilih jurusan, ia baru menyadari hal tersebut setelah mengikuti perkuliahan beberapa bulan atau beberapa semester berikutnya.

Mahasiswa yang salah dalam menentukan jurusan kuliah biasanya akan susah untuk beradaptasi dengan sistem perkuliahan yang ada, mereka cenderung tidak berperan aktif sewaktu perkuliahan sedang berlangsung, selain itu mereka tidak mempunyai mata kuliah favorit yang bisa memacu semangatnya untuk lebih giat lagi dalam menuntut ilmu. Namun tanda yang paling mencolok adalah mereka susah untuk menjelaskan alasan kenapa ia memilih jurusan yang dipilihnya dan pembicaraannya yang tidak nyambung dengan teman seangkatan.

Bagi yang merasa salah jurusan, pasti timbul keinginan untuk mengulang perkuliahan di jurusan yang diinginkan, tapi itu semua tidaklah segampang membalikkan telapak tangan, banyak hal yang harus dipikirkan sebelum pindah jurusan, salah satunya akan sulitnya diterima di jurusan yang diinginkan, apalagi waktu yang akan terbuang jika harus mengulang kembali di jurusan yang baru.

Namun sebelum salah dalam menentukan Jurusan, lebih baik kita harus mengetahui sebab yang sering dialami mahasiswa ketika memilih jurusan yang ternyata tidak disukai, alias salah jurusan. Berikut penyebab yang sering dialami mahasiswa yang salah dalam memilih jurusan.

1.Mengikuti keinginan orang tua. Banyak siswa yang memilih jurusan karena kehendak orang tuanya, biasanya orangtua akan memberikan masukan kepada sang anak tentang Jurusan yang memiliki peluang baik untuk masa depan, tapi banyak orang tua yang tidak mengetahui kemampuan anaknya dalam belajar, padahal anaknya memiliki kemampuan yang berbeda dengan keinginan orang tua, yang nantinya akan menyebabkan sang anak tidak menguasai perkuliahan yang dijalani karena tidak mempunyai basic di bidang tersebut.

2.Menginginkan Jurusan populer. Semua orang bercita-cita untuk menjadi seseorang yang sukses. Salah satu caranya adalah berkuliah di jurusan yang bisa menghasilkan lulusan yang siap kerja di sebuah perusahaan ataupun mempunyai citra baik di dunia kerja. Tapi mereka tidak mengetahui kemampuan yang ia miliki, mereka hanya menginginkan kuliah di jurusan populer tanpa mengetahui kemampuan yang dimilikinya.

3.Tidak mengetahui basic/kemampuan. Basic adalah suatu hal dasar yang harus dimiliki oleh setiap orang, biasanya seseorang akan mempunyai basic yang berbeda antara satu orang dengan orang lainnya. Oleh karena itu, kita harus mengetahui basic atau keahlian yang kita miliki supaya bisa dikembangkan lebih baik lagi, namun bagi mereka yang tidak mengetahui keahlian yang dimilikinya, itu akan menyulitkannya untuk mencari sebuah kegiatan yang akan dilakukan. Misalkan seseorang yang telah terlanjur berkuliah di Fakultas Ekonomi, ternyata ia tidak mempunyai kemampuan di bidang tersebut, melainkan handal dalam mengolah kata-kata yang lebih memungkinkan kuliah di Fakultas Sastra.

Itu merupakan hal dasar yang sering dilupakan siswa dalam menentukan Jurusan yang akan mereka pilih, penyesalan akan terjadi di saat kita telah memasuki dunia perkuliahan, kita tidak akan bisa mengikuti perkuliahan karena merasa tidak cocok dengan jurusan yang dipilih. Namun bagi siswa yang masih ingin mencari dan menentukan pilihan, perlu mempertimbangkan beberapa hal yang wajib diperhatikan sebelum menentukan Jurusan idaman.

Pertama : yang dilakukan adalah mengenali kemampuan yang tersimpan dalam diri dan mengetahui potensi diri. Banyak orang yang mempunyai kehebatan yang luar biasa, tapi masih terpendam di diri masing – masing, maka dari itu hendaknya kita menggali potensi yang kita miliki dan mengasah kemampuan yang ada dalam diri sendiri supaya mengetahui bakat dan minat yang ada pada diri kita. Dengan demikian, kita bisa menentukan Jurusan yang terbaik berdasarkan minat, bakat dan kemampuan yang melekat pada diri. Misalkan kita memiliki potensi untuk merangkai kata – kata atau ahli dalam bidang menulis, maka Jurusan Sastra adalah pilihan tepat yang perlu kita ambil.

Kedua : adalah melakukan riset. Cobalah untuk mencari tau seputar Jurusan yang kita idamkan, misalnya mencari informasi tentang perguruan tinggi yang menawarkan Jurusan yang kita inginkan, selain itu cari tau informasi mengenai mata kuliah yang ditawarkan di jurusan tersebut dan profil Jurusan yang kita incar. Dengan demikian, kita akan semakin mantap memilih jurusan yang sesuai dengan kriteria yang diinginkan.

Ketiga : jangan ikut teman. Banyak yang ikut teman dalam menentukan Jurusan yang akan mereka pilih, beragam alasan yang terjadi, salah satunya adalah ingin selalu dekat dengan teman atau kekasihnya. Jika hal tersebut terjadi, mungkin penyesalan akan menghampiri disaat perkuliahan sedang berlangsung, kita menjadi tidak paham dengan materi perkuliahan karena tidak memiliki basic di bidang tersebut.

Keempat : adalah konsultasi dengan ahli. Jika kita tidak mengetahui Jurusan yang kita incar, maka sebaiknya konsultasi dengan orang yang bisa memberikan masukan terhadap diri sendiri. Misalkan konsultasi dengan guru di sekolah atau dengan orang tua, yang mungkin mengetahui bakat dan minat yang kita miliki, tapi jangan sampai kita mengikuti hal yang tidak kita senang namun jadikanlah masukan yang didapatkan sebagai pertimbangan dalam menentukan Jurusan kuliah.

Namun bagi yang sudah terlanjur salah jurusan, hendaknya memikirkan perkuliahan yang telah dijalani, ada dua keputusan yang mungkin bisa merubah kehidupan untuk masa depan. Jika memilih untuk berhenti di tengah jalan/berhenti kuliah, maka waktu selama menjani perkuliahan akan terbuang, namun jika melanjutkan perkuliahan, bisa jadi keinginan yang sudah direncanakan tidak akan tercapai atau susah beradaptasi saat perkuliahan.

Namun jika ingin melanjutkan perkuliahan, ada beberapa cara yang harus dilakukan supaya perkuliahan yang akan dijalani menjadi lebih menyenangkan. Hal yang harus dilakukan adalah mencari satu mata kuliah yang mungkin bisa menjadi penyemangat perkuliahan, lebih mencari tau informasi mengenai jurusan yang kita tekuni supaya mengetahui jurusan lebih baik yang mungkin mempunyai suatu hal yang kita sukai. Namun yang paling penting adalah yakin dengan pilihan yang telah ditentukan tuhan kepada umatnya. Kita hanya cukup mengingat kalau _“tuhan akan memberikan apa yang kita butuhkan, bukan apa yang kita inginkan.”_

/* Penulis: Mahasiswa Jurusan Sastra Minangkabau, Universitas Andalas

Related posts