MINANGKABAUNEWS.com, PADANG — Jalur vital penghubung Padang dan Bukittinggi bakal segera pulih! Setelah lumpuh akibat bencana alam hebat akhir tahun lalu, kini proses perbaikan Jembatan Kembar di Padang Panjang berjalan dengan kecepatan penuh. Targetnya ambisius: beroperasi normal tepat sebelum gelombang mudik Lebaran tiba.
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, turun langsung ke lokasi untuk mengecek denyut nadi perbaikan di ruas jalan nasional itu, Sabtu (17/1). Dari Kelurahan Silaing Bawah, ia menyaksikan langsung geliat pemulihan jembatan yang rusak parah oleh bencana hidrometeorologi November 2025.
“Kini peralatan pendukung pengerjaan jembatan sudah semakin lengkap. Insyaallah, jelang libur Lebaran jembatan ini sudah dapat difungsikan kembali secara normal,” ucap Mahyeldi dengan penuh keyakinan usai berkeliling area proyek.
Namun, di balik target yang optimis itu, tersimpan pekerjaan berat yang sedang dikebut oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumbar. Gubernur mengungkapkan, perbaikan ini bukan sekadar tambal sulam. Dibutuhkan pemasangan ratusan tiang penyangga dan armada alat berat yang masif.
“BPJN menyampaikan, perbaikan ini membutuhkan pemasangan sekitar 726 tiang penyangga serta dukungan banyak alat berat. Saat ini juga sedang diupayakan penambahan delapan unit alat berat untuk mempercepat pengerjaan,” jelasnya tegas.
Harapannya jelas: arus mudik dan distribusi barang antar kedua kota besar di Sumbar itu bisa kembali lancar tanpa hambatan. Mahyeldi pun tak lupa mengajak seluruh masyarakat ikut mendukung dengan doa agar prosesnya tuntas tepat waktu.
“Sembari meninjau jembatan, Gubernur juga memantau progres normalisasi sungai di kawasan sekitar Mega Mendung,” tulis laporan, menunjukkan perhatian pada akar masalah bencana.
Kini, semua mata tertuju pada progres harian di lokasi. Akankah Jembatan Kembar Padang Panjang benar-benar siap menyambut pulangnya para perantau dan menggerakkan kembali roda ekonomi Sumatera Barat? Waktu yang akan menjawab.






