MINANGKABAUNEWS.COM, JAKARTA – Para pedagang di Tanah Abang, Jakarta mengeluhkan turunnya daya beli masyarakat saat ini untuk membeli baju, pakaian, dan lain-lain menjelang Lebaran 1447 H ini.
“Iyo sabana langang bana jua bali tahun kiniko, jika kito bandingkan jual bali tahun lalu (Iya memang sepi sekali jual beli pada tahun ini, jika kita bandingkan tahun lalu), ” ucap salah seorang karyawan pedagang toko Ritifa Fashion urang Minang kepada media ini, Rabu (4/3/2026) di Pasar Tanah Abang, Jakarta.
Disebutkannya, hari ini pengunjung nampak sepi, kebanyakan mereka lalu lalang dan melihat lihat saja. Biasanya, pengunjung di Pasar Tanah Abang ini ramai dan membeludak pengunjungnya di hari Sabtu dan Minggu, meskipun ramai tapi jual beli tidak begitu banyak.
“Pokoknya jual beli kita saat ini jatuh sekali 75 persen, sepi sekali padahal saat ini sudah memasuki 14 hari Puasa Ramadhan, ” tuturnya.
Hal senada juga dikatakan salah seorang pedagang Tanah Abang Rasmi (45 tahun) kepada media ini, ekonomi masyarakat saat ini bisa dikatakan jatuh. Sehingga daya beli masyarakat untuk keperluan dan kebutuhan mereka membeli pakaian jelang Lebaran ini minim sekali.
“Mendapatkan untung jual beli dalam sehari Rp1 jt saja rasanya susah sekali. Jika kita lihat dan kita bandingkan Lebaran tahun ini dengan Lebaran tahun kemarin, agaknya lebih mendingan juga lagi jual beli kita Lebaran tahun kemarin, harapan kita semoga masalah perekonomian seperti sekarang ini bisa lebih baik lagi, sehingga geliat perekonomian pedagang dan masyarakat bisa bergerak serta meningkat, ” tambahnya. (mus/tirman)






