Kabid Bina Marga Eka: Usai Probity Audit, Jembatan Ngalau Gadang Segera Dilelang

  • Whatsapp

PAINAN – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) terus mematangkan persiapan pembangunan Jembatan Ngalau Gadang yang berada di Nagari Limau Gadang, Kecamatan Bayang Utara. Saat ini, proyek yang masuk dalam kategori proyek strategis daerah tersebut masih menunggu selesainya proses probity audit oleh Inspektorat sebelum memasuki tahap lelang.

 

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTR Pesisir Selatan, Fahresi Eka Siska, mengatakan bahwa pemerintah daerah telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi jembatan bersama Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim, pada 30 Mei 2026 lalu.

 

“Kami sudah melakukan kunjungan lapangan bersama Bapak Wakil Bupati Risnaldi Ibrahim pada 30 Mei lalu untuk melihat langsung kondisi Jembatan Ngalau Gadang. Jembatan ini merupakan infrastruktur yang sangat strategis bagi masyarakat dan menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah,” ujar Eka.

 

Menurutnya, saat ini proses pembangunan masih berada pada tahapan pemeriksaan awal oleh Inspektorat melalui mekanisme probity audit. Pemeriksaan tersebut dilakukan sejak tahap perencanaan guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan dan prinsip tata kelola yang baik.

 

“Probity audit dimulai dari tahap perencanaan. Karena ini merupakan proyek strategis daerah, seluruh proses harus melalui pengawasan dan pendampingan yang ketat agar pelaksanaannya berjalan transparan dan akuntabel,” jelasnya.

 

Eka menyebutkan, pembangunan Jembatan Ngalau Gadang diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp2,2 miliar. Jembatan tersebut direncanakan memiliki bentang sepanjang 18 meter dengan lebar sekitar 5 meter.

 

Ia menegaskan, setelah proses probity audit selesai, pihaknya akan segera melaksanakan proses lelang sehingga pekerjaan fisik dapat dimulai secepatnya.

 

“Kami saat ini masih menunggu hasil probity audit dari Inspektorat. Target kami bulan Juni ini proses tersebut sudah selesai. Begitu selesai, kami akan langsung masuk ke tahapan lelang,” katanya.

 

Karena berstatus sebagai proyek strategis daerah, pembangunan jembatan tersebut juga akan mendapat pendampingan dari Kejaksaan, guna memastikan pelaksanaan proyek berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Selain Jembatan Ngalau Gadang, Eka menjelaskan terdapat lima proyek strategis daerah di bawah Bidang Bina Marga Dinas PUTR Pesisir Selatan yang menjadi fokus pelaksanaan tahun ini. Kelima proyek tersebut meliputi pembangunan Jembatan Gantung Inunang Batang Kapas, Jembatan Gantung Bitungan Pelangai Gadang Ranah Pesisir, Jembatan Limau Ngalau Gadang Bayang Utara, serta Rekonstruksi Jalan Paket IV dan Rekonstruksi Jalan Paket V.

 

Untuk Paket V, ruas yang akan ditangani mencakup Muaro Aie Pancung–Taba, Simpang Tabek–Taratak Tampatih, hingga Medan Baik–Padang Panjang Satu.

 

“Seluruh proyek strategis ini nantinya akan dipantau secara berkala oleh APIP (Aparat Pengawasan Intern Pemerintah) sehingga pelaksanaannya dapat berjalan tepat mutu, tepat waktu, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tutup Eka.

 

Pembangunan berbagai infrastruktur tersebut diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai kecamatan di Kabupaten Pesisir Selatan. (Ronal)

Related posts