Kabid.Kesmas P2P Dinkes Kota Bukittinggi: Vaksin Moderna Diperuntukkan untuk Nakes

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, BUKITTINGGI – Pada saat kita masih bergerak menyelesaikan vaksin kedua pada waktu kita melakukan gebyar kemarin dalam rangka hari Bhayangkara dan juga dibantu TNI-Polri.

Pada saat ini memang vaksin kita yang ada Faskes dan beberapa rumah sakit sudah nol, dibeberapa Puskesmas masih ada sebagian tapi memang yang tersedia itu untuk orang -orang vaksin kedua. Hal ini disampaikan Kabid. Kesmas dan P2P Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi, drg. Salvi Raini di ruang kerjanya. Selasa (3/8/2021).

Read More

“Masih menunggu kita orang yang di vaksin tahap pertama di Lapangan Kantin kemarin, karena belum semua juga yang datang, katakanlah dari 100 mungkin 80 baru yang datang lagi untuk Vaksin kedua,” ujarnya.

“Mungkin kita tahu, masyarakat apakah belum dapat informasi atau kesibukan lain, sehingga mereka belum datang. Selebihnya itu vaksin satu, memang kita tahan kemarin,” tuturnya.

Drg. Salvi lebih lanjut mengatakan, kemarin juga sudah ada edaran dari Dinas Pendidikan untuk mengejar anak Sekolah. Namun karena ketersediaan vaksin terpaksa kita tunda dulu, karena itu dosis pertama.

“Pada hari Rabu besok, kita dijadwalkan untuk tambahan vaksin minggu ke-3 Juni dan minggu ke- 4 Juni karena vaksin itu di alokasikan 2 minggu oleh Dinas Kesehatan Provinsi SumbarĀ  dan yang sekarang itu kita jemput, biasanya kita diantar langsung oleh Indofarma sebagai hap (Penghubung), kalau diawal awal kita yang menjemput langsung didampingi Polisi, setelah dievaluasi kurang efektif, akhirnya memakai pihak Ketiga dalam hal ini Indofarma,” jelasnya.

“Khusus hari ini kita disuruh menjemput ke Provinsi tentu dengan SOP yang ada, kita akan didampingi oleh Kepolisian untuk menjemputnya. Dan itu memang masih di peruntukkan untuk orang vaksin kedua,” terangnya.

Ia menambahkan, sesuai data yang kita lihat memang masih banyak di pelayanan umum itu dari 10.000 yang kita vaksin satu baru 900 yang datang ke vaksin duanya baru.

“Jadi yang kita jemput itu sekitar 9000an mungkin peruntukkannya untuk itu, bagi orang vaksin dua,” imbuhnya.

Cuma memang beredar juga, ada sudah dimulai Kota Padang untuk Vaksin ketiga Nakes, di Padang sudah mulai sejak Minggu kemarin.

“Kita baru hari ini rencana akan mengadakan rapat dengan seluruh Faskes yang ada, rumah sakit, Puskesmas dan Faskes -faskes lain, karena Moderna ini memang diperuntukkan untuk tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan dan tenaga Penunjang di Faskes itu sendiri,” sambungnya.

Ia menjelaskan, untuk Vaksin Moderna bagi Nakes memang harus dibuatkan fakta Integritas dari pimpinan Faskes, siapa -siapa saja yang mereka rekomendasikan untuk mendapatkan Moderna ini dengan catatan sudah mendapatkan dua kali vaksin Sinovac sebelumnya dengan jarak tiga bulan.

“Kalau memang kenyataannya belum tiga bulan, tetap kita mintakkan vaksinnya, setelah dia tiga bulan baru kita suntikkan kepada yang bersangkutan,” terang Salvi.

Pihaknya menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan yakni dengan memakai masker, mencuci tangan pakai sabun/hand sanitizer, menjaga jarak/menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas/bepergian kecuali untuk keperluan sangat mendesak/urgen.

Related posts