Kadis Perkim, Erwin Umar: Rumah Susun Bukittinggi akan Mulai Ditempati pada Bulan Agustus 2021 Mendatang

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, BUKITTINGGI – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bukittinggi mengadakan hearing dengan Kepala Dinas (Kadis) Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Bukittinggi, bertempat di Sekretariat PWI Belakang Balok. Senin (5/7/2021) Sore.

Acara ini dihadiri oleh Pengurus dan anggota PWI Bukittinggi dari media cetak, elektronik dan media cyber

Read More

Kadis Perkim Kota Bukittinggi, Erwin Umar mengatakan, Rumah Susun Bukittinggi yang berlokasi di Pintu Kabun Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS) akan mulai ditempati pada Bulan Agustus 2021 mendatang.

“Rumah Susun Bukittinggi di peruntukan kepada warga tidak mampu tentu kita akan lakukan seleksi bekerjasama dengan Lurah se- Kota Bukittinggi untuk menyampaikan kriteria dari Kementrian PUPR,” ujarnya.

Erwin lebih lanjut mengatakan, Rumah Susun ada tiga macam, pertama Rumah Susun untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) temasuk TNI Polri bagi golongan satu dan dua, kedua. Rumah Susun Komersila dan Ketiga. Rumah susun warga tidak mampu.

“Khusus Rumah Susun Bukittinggi Perdanya sudah ada tinggal persetujuan Kemenkumham dan Gubernur Sumatera Barat sedangkan Perwako pengelolaan sudah diajukan kepada Bagian Hukum Pemko Bukittinggi sehingga Perda turun Perwako selesai nantinya,” jelas Kadis Perkim Kota Bukittinggi ini.

Ia menambahkan, Pengelolaan Rumah susun itu nanti bisa dikelolah Dinas Perkim, sementara internal kedalam akan dilakukan pagayuban atau Persatuan Penghuni Rumah Susun untuk mengakomodir kebutuhan Rumah Susun.

“Dari pengolaan itu berharap calon penghuni harus memiliki data PDT dari Kelurahan dan kemudian Tim dari Perkim akan turun bersama Dinas Sosial menentukan layak atau tidak layaknya calon penghuni rumah susun,” imbuh Erwin.

Sebelum Perda dan Perwako turun, meski penghuni sudah menempati rumah susun pihaknya tidak akan memungut sewa.

“Rumah Susun Bukittinggi dibangun diatas tanah seluas 1.800 meter persegi dibangun tiga lantai terdiri dari 42 kamar dengan tipe 36 memiliki dua kamar, ruang dan dapur serta kamar mandi dan saat ini air minum dan listrik sudah siap untuk dipakai penghuni,” tutup Kadis Perkim Kota Bukittinggi ini.

Related posts