Kafilah MTQ Ikuti Pemusatan Latihan Tahap Delapan di Mifan

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM,PADANG PANJANG – Untuk persiapan helat akbar MTQ Nasional XXXIX Tingkat Provinsi Sumatera Barat pada 12-19 November namti, Kafilah MTQ Kota Padang Panjang terus berlatih mengasah kemampuan mereka.  

Kafilah sebanyak 73 orang itu, saat ini mengikuti pemusatan latihan tahap delapan di Mifan Water Park yang berlangsung dari 1-3 Oktober ini.Dalam pantauan MinangkabauNews. Sabtu.(2/10/2021).

Read More

Kafilah dibagi di sejumlah lokasi  untuk dilatih per cabangnya. Para pelatih berasal dari Kota Padang Panjang dan dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Sumbar.

Salah seorang pembimbing Hafizh Al Qur’an 1 Juz dan 5 Juz Tilawah dan Non Tilawah dari LPTQ Sumbar, Bakri mengatakan, binaannya memiliki potensi meraih nominasi. 

“Cukup bersaing. Sebagian dari cabang ini berpotensi masuk nominasi. Kita berharap lebih tekun dan lebih rajin lagi. Masih ada waktu satu bulan lagi. Semoga  jadi kenyataan perolehan prestasi di cabang ini. Jangan berleha-leha, supaya kemampuan tidak menurun. Semoga Padang Panjang selain sukses sebagai tuan rumah, juga sukses prestasi,”  katanya.

Sementara itu, pada cabang menulis ilmiah Al Qur’an  para peserta berlatih mengeksplorasi tema Covid-19 dan moderasi beragama Islam sebagai rahmatan lil alamin.

Pelatih pada cabang ini, Fahmi, S.Th.I, MA  menyampaikan, makalah tersebut dibuat 10-15 halaman. “Saat MTQ nanti, kita berharap perwakilan di cabang ini mampu memberikan yang terbaik,” sebutnya.

Dikatakannya lagi,  cabang tersebut pernah meraih  peringkat ketiga pada MTQ Nasional Provinsi Sumbar di Pasaman Barat tahun 2013. Lalu, harapan I di Sawahlunto  tahun 2015, harapan II tahun 2017, dan juara III di Kota Solok tahun 2019 lalu.

Sebelumnya, Kasubbag Bina Mental Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdako, Zamri, S.Th.I menyampaikan dari 37 cabang yang diperlombakan, ada beberapa cabang yang tidak diikuti kafilah Padang Panjang. Yaitu hafalan 500 hadits tanpa sanad (putra/putri), hafalan 100 hadis bersanad (putri), tafsir bahasa Arab wajib hafizh 30 juz (putri), lalu khat dekorasi (putri).  

“Untuk hafalan hadist masih eksibisi. Pertama di MTQ ke-39. Jadi tidak mempengaruhi perolehan hasil. Kemudian, nanti setelah  pemusatan latihan selesai di tahap 10, lima hari jelang MTQ, kafilah akan di karantina. Kita doakan Kota Padang Panjang meraih hasil terbaik,” harapnya. (Edi Fatra/ris).

Related posts