Kandang Sapi Disemprot Disinfektan, Cegah Penyakit Mulut dan Kuku

MINANGKABAUNEWS.COM,PADANG PANJANG – Untuk mencegah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang merupakan bencana non-alam, Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kesbangpol, dan Polres lakukan penyemprotan disinfektan di kandang sapi yang ada di Kota Padang Panjang, Kamis (7/7/2022).

Penyemprotan disinfektan dimulai di kandang sapi perah milik Eko Setiawan yang berisi 43 ekor sapi di Kelurahan Koto Katik, Kecamatan Padang Panjang Timur (PPT). Juga akan dilakukan penyemprotan di sembilan kelompok tani sapi perah yang ada di Kota Padang Panjang agar sapi di sana terhindar dari PMK.

“Penyemprotan ini, kita bekerja sama dengan tim BPBD Kesbangpol dan Polres dalam mengatasi PMK. Sebagai sentral sapi perah, sapi-sapi kita harus terhindar dari PMK,” ujar Kepala Dispangtan, Ade Nafrita Anas, M.P.

Pada kesempatan ini, Dispangtan bertugas memfasilitasi tempat penyemprotan (kandang sapi), teknis penyemprotan dan menyediakan cairan disinfektan. Sedangkan BPBD Kesbangpol menyediakan hazmat dan alat penyemprotan. Polres melakukan pengawasan selama penyemprotan disinfektan.

Kepala BPBD Kesbangpol, I Putu Venda mengatakan,”kami mengacu kepada Surat Keputusan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait status keadaan tertentu darurat PMK. Maka kami bersama Dispangtan dan Polres ikut turun dalam penanganan dan mencegah PMK sebagai bencana non-alam. Kami berharap di Kota Padang Panjang tidak terdapat PMK ini,”. (Edi Fatra/tia).

Related posts