Kapolda Ungkap di Sumbar Sudah Terjaring 130 Ribu Lebih Warga tak Patuh Prokes

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS, BUKITTINGGI – Dalam upaya menekan angka penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Bukittinggi, Polres Bukittinggi bersama TNI dari Kodin 0304/Agam dan Satpol PP Kota Bukittinggi rutin menggelar Ops Yustisi.

Ops Yustisi gabungan yang digelar menyasar warga masyarakat yang belum patuh akan Protokol Kesehatan (Prokes) memakai masker di kawasan Pasar Bawah, Pasar dan Terminal Aur Kuning. Sabtu (5/6/2021).

Read More

Dari Operasi tersebut terjaring 34 pelanggar Protokol Kesehatan (Prokes) tidak menggunakan masker yang selanjutnya di serahkan kepada Penyidik PPNS Satpol PP dari 34 pelanggar, 25 dikenakan sanksi denda dan 9 dikenakan sanksi sosial sesuai Perda No. 6 tahun 2020.

Kapolres Bukittinggi AKBP. Dody Prawiranegara, menyampaikan, bahwa pada Jum’at (4/6) jajaran Polda Sumbar melaksanakan Rapat Anev Covid-19 dan upaya tindak lanjut di Sumbar yang dipimpin langsung Kapolda Irjen Pol. Toni Harmanto.

“Anev yang dihadiri oleh Danrem 032 WBR Brigjen TNI Arief Gajah Mada, Pejabat Utama Polda Sumbar, para Kapolres serta Dandim yang bertugas di Sumbar,” ujarnya.

Kapolda Irjen Pol. Toni Harmanto menyampaikan, bahwa saat ini penyebab terjadinya peningkatan kasus positif Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat, diantaranya adalah masih kurangnya kesadaran masyarakat dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19.

“Potensi kerumunan yang masih terjadi di area publik, ketidak patuhan masyarakat kepada protokol kesehatan, dan masih ada ketidak percayaan masyarakat atas Covid-19,” terang Kapolda Sumbar.

Lebih lanjut Irjen Pol. Toni Harmanto mengatakan, dalam Operasi Yustisi yang telah dilakukan hingga 3 Juni 2021 kemarin, tercatat sebanyak 131.778 orang yang melanggar prokes, dan juga 2.108 pelaku usaha.

“Sebanyak 126.216 orang di sanksi kerja sosial, denda yang diperoleh dari pelanggar (prokes) Rp.185.100.000,” jelasnya.

Upaya penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 diantaranya, mengkampanyekan melalui media cetak maupun media sosial, serta himbauan melalui alat peraga pada area publik serta Optimalisasi Bhabinkamtibmas dan akselerasi dalam Operasi Yustisi.

Ops Yustisi Gabungan yang rutin di gelar Polres Bukitttinggi adalah sebagai bentuk upaya menekan angka penyebaran serta dapat menurunkan Zonasi Covid-19 di Kota Bukittinggi menjadi Zona Hijau

” Dengan Zonasi menjadi Hijau diharapkan kegiatan yang sebelumnya terhenti bisa kembali terlaksana, sebagai contohnya, kegiatan tatap muka di sekolah bisa dilaksanakan kembali dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan yang ketat,” tutup Kapolda Sumbar mengakhiri.

Related posts