Keistiqamahan Buya Gusrizal, Buya: Tetap di Surau Karena Saya Buya Surau

Ketua MUI Sumbar, Buya Dr. Gusrizal Gazahar Dt. Palimo Basa (Foto: Dok. Istimewa)

MINANGKABAUNEWS.COM, PADANG — Sesuai judul di atas, begitulah jawaban yang sering keluar dari mulut Buya Gusrizal ketika buya ditanya, berada dimana bila tidak sedang menjalankan tugas-tugas Majelis.

Komitmen atau istiqamah dengan risalah yang dipikul oleh ulama. Itulah yang menjadi jalan terbentang di hadapan Buya Dr. Gusrizal Dt. Palimo Basa.

Read More

Beliau jalani setapak demi setapak dengan segala halangan dan rintangan yang tak akan pernah sepi dari jalan perjuangan.

Surau Buya Gusrizal di Ipuah Loweh Mandiangin Kota Bukittinggi.

Menjadi “Buya Surau” yang berperan sebagai pengasuh umat, bagi buya adalah cita-cita yang mungkin asing di telinga banyak orang.
Namun Ketua Umum MUI Sumbar ini, malah menjadikannya sebagai impian yang harus diwujudkan bi idznillâh.

Kenyamanan beliau berada di surau beliau yang terletak di Ipuah Loweh Mandiangin Kota Bukittinggi, membuat beliau enggan meninggalkannya.

Undangan tabligh akbar dan acara besar kegiatan para pejabat pun tidak lebih menarik dibandingkan kehadiran beliau bersama jamaah Surau Buya Gusrizal.

Tak usah terlalu jauh mencari permisalan.
Seperti hari raya `Îdul Fithri tahun ini (1443 H), tetap saja undangan beberapa kepala daerah untuk berkhutbah, beliau jawab dengan ucapan maaf karena surau beliau tak bisa ditinggalkan.

Jadi, dimanakah Buya berkhutbah ?
Tentu saja di Surau Buya Gusrizal Gazahar yang bertempat di Kota Bukittinggi
.

Buya tetap istiqamah dengan seluruh prinsip dan argumentasi yang bernas, ketegasan sikap hadir karena kegelisahan terhadap persoalan keummatan.

Related posts