Kembangkan Sektor Pertanian, Bupati Solok Upayakan DAK dan HDDAP

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS, SOLOK – Kembangkan sektor pertanian, Bupati Solok Epiyardi Asda upayakan pendanaanya dari DAK dan HDDAP di Bappenas RI.

Hal ini ditindaklanjuti Bupati Solok dengan mendatangi langsung Bappenas RI guna membicarakan pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Solok.

Read More

Bupati Solok dan rombongan disambut langsung oleh Deputi Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Bappenas RI, DR Vivi Yulaswati, MSc.

“Kami hadir di sini untuk memperjuangkan berbagai program dan kegiatan pembangunan di Kabupaten Solok. Kami ingin membicarakan peluang pendanaan untuk sektor pertanian melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2025, dan juga program Horticulture Development in Dryland Areas Project (HDDAP),” Ujar Epiyardi Asda di Bappenas RI.

Kabupaten Solok, sebutnya, mempunyai potensi pertanian yang luar biasa. Selain sebagai daerah penghasil komoditi bawang merah nomor 2 se-Indonesia, Kabupaten Solok juga merupakan produsen penghasil beras yang dikenal dengan beras soloknya.

“Akan tetapi dalam mengembangkan sektor pertanian kami di Kabupaten Solok masih terkendala dengan terbatasnya kemampuan keuangan daerah, terutama untuk meningkatkan sarana dan prasarana penunjang pertanian semisal jalan usaha tani, alsintan, irigasi, ketersediaan bibit, maupun ketersediaan pupuk bersubsidi bagi para petani. Untuk itu sangat dibutuhkan bantuan pendanaan dari Pemerintah Pusat melalui dana DAK maupun HDDAP,” Ungkap Bupati, Jumat (5/4/2024) ketika di konfirmasi MinangkabauNews.com usai wirid di Masjid Darussalam Islamic Center Koto Baru.

Sementara itu, Deputi Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Bappenas, Vivi Yulaswati, berjanji membantu mewujudkan mimpi Bupati Solok, untuk menjadikan Kabupaten Solok sebagai sentral logistik pertanian, di Sumatera Barat dan Sumatera.

“Untuk DAK 2025, Bappenas RI dapat menambah alokasi anggaran untuk Kabupaten Solok termasuk memilih Kabupaten Solok untuk mendapatkan program HDDAP” Kata Vivi Yulaswati.***

Related posts