Kementan RI Respon Positif Visi Pertanian Solok Selatan

  • Whatsapp
Direktur Kesehatan Hewan, Nuryani Kementan RI menerima kunjungan Wakil Bupati Solok Selatan, Yulian Efi
Direktur Kesehatan Hewan, Nuryani Kementan RI menerima kunjungan Wakil Bupati Solok Selatan, Yulian Efi

MINANGKABAUNEWS, SOLOK SELATAN — Kementerian Pertanian (Kementan) RI melalui Direktorat Jendral Peternakan dan Kesehatan Hewan memberikan respon positifnya terhadap visi Bupati dan Wakil Bupati Solok Selatan yang fokus terhadap pertanian.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Kesehatan Hewan, Nuryani ketika menerima kunjungan Wakil Bupati Solok Selatan Yulian Efi beserta Plt. Kadis Pertanian Richi Amran beserta jajaran di kantornya di Jakarta, Kamis (27/5/2021).

Read More

“Program pertanian dan juga peternakan yang diusung oleh bupati dan juga wakil bupati tentu harus kita apresiasi dan kita dukung dalam pencapaiannya,” ujar Direktur Kesehatan Hewan yang akrab dipanggil Ibu Nunung tersebut.

Ia bersama jajarannya juga akan memberikan dukungannya terhadap beberapa permohonan proposal kepada mereka sebagai bentuk dukungan nyata terhadap visi misi kepala daerah yang juga fokus terhadap pertanian serta peternakan tersebut.

Sebelumnya diketahui bahwa bahwa salah satu bentuk kegiatan yang bersumber APBN diantaranya, Korporasi Desa Sapi. Kegiatan ini sendiri merupakan program baru Kementan Tahun 2021, dimana beberapa daerah sudah menjadi pilot project.

Secara prinsip disebutkan bahwa Sumbar sudah dalam radar lokasi kegiatan ini. Namun untuk lokasi kegiatan akan ditentukan oleh Gubernur Sumbar, karena Menteri Pertanian sendiri sudah ada pembicaraan tentang kegiatan ini dengan Gubernur Sumbar.

Untuk itu, Solok Selatan disarankan untuk berkoordinasi kembali dengan menyertakan dukungan Gubernur Sumbar.

Pada kesempatan tersebut, selaras dengan visi misi Pemkab Solok Selatan yakni satu sapi untuk satu kepala keluarga, Wabup Solsel langsung mengajukan permohonan dukungan kepada Kementan dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat dan daya saing daerah.

Selanjutnya untuk permohonan kegiatan Dana Alokasi Khusus (DAK), Solsel mengajukan DAK pembangunan Puskeswan, DAK Rehabilitasi Rumah Potong serta DAK Pembangunan UPT Pembibitan.

DAK diprioritaskan pada daerah yg benar benar masih sangat minim sarana dan prasarana.

Pemkab juga mengusulkan penambahan dokter hewan yang dibiayai pusat (THL pusat). Untuk itu, pihak direktorat mengharapkan agar kabupaten mengirimkan nama nama calon THL sesuai dengan kualifikasi, yang selanjutnya akan diseleksi oleh tim pusat utuk ditempatkan di daerah Solok Selatan kembali. (rls)

Related posts