MINANGKABAUNEWS.com, PADANG PANJANG –Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, memberikan instruksi mengejutkan di tengah lokasi perbaikan jalan yang masih rentan. Ia meminta jalur nasional Lembah Anai yang rusak parah untuk beroperasi penuh 24 jam nonstop saat puncak arus mudik dan balik Lebaran mendatang.
Instruksi ini langsung disampaikan Menteri Dody saat meninjau langsung bekas longsoran yang melanda ruas jalan penghubung vital antara Padang dan Bukittinggi itu, Rabu (28/1/2026). Targetnya ambisius: ruas yang saat ini masih menggunakan sistem buka-tutup harus bisa dilewati kendaraan tanpa henti dari H-7 hingga H+7 Lebaran.
“Semua alat berat harus keluar dari lokasi dan jalur bisa difungsikan 24 jam penuh,” tegas Menteri Dody, menekankan bahwa kelancaran dan keselamatan arus lalu lintas menjadi prioritas utama selama periode liburan.
Kebijakan darurat ini diambil untuk mengantisipasi membludaknya kendaraan pemudik. Meski perbaikan permanen baru ditargetkan selesai Juli 2026, pemerintah memutuskan untuk mengoptimalkan fungsionalitas jalan sementara agar mobilitas masyarakat dan distribusi logistik tidak terhambat.
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menyambut positif langkah cepat Kementerian PU ini. Ia berjanji pemerintah provinsi akan berkoordinasi intensif untuk memastikan kesiapan teknis dan keamanan jalur tersebut.
“Dukungan penuh kami berikan. Ini penting untuk menjamin kelancaran mudik warga Sumbar dan menggerakkan ekonomi daerah,” ujar Mahyeldi.
Keputusan untuk membuka jalur yang belum sepenuhnya pulih ini tentu menjadi perhatian serius. Keberhasilannya akan bergantung pada kesiapan teknis di lapangan dan kedisiplinan seluruh pengguna jalan dalam melintasi ruas yang masih dalam pemulihan. Momen Lebaran tahun ini akan menjadi ujian nyata bagi ketangguhan infrastruktur dan sistem penanganan darurat di Lembah Anai.






