Ketahuilah,  Ini Tips Aman Ibu Hamil Bepergian Dengan Pesawat  

  • Whatsapp
Garuda Indonesia

KESEHATAN – Bepergian ke luar kota atau luar negeri jadi hal yang menyenangkan dilakukan. Apalagi perjalanan tersebut merupakan momen liburan yang selama ini ditunggu-tunggu. Namun, bagaimana jadinya jika Anda hamil saat hendak bepergian menggunakan pesawat? Tak perlu khawatir, sebab ibu hamil tetap diperbolehkan untuk naik pesawat namun tentu dengan tips dan syarat yang harus dipatuhi.

Tak kalah penting, sebelum bepergian pastikan Anda memilih maskapai penerbangan yang memiliki reputasi baik dan pelayanan maksimal salah satunya Garuda Indonesia. Tak perlu kebingungan jika harga tiket Garuda Indonesia dirasa lebih mahal dibandingkan maskapai lainnya. Sebab, tiket Garuda Indonesia promo di Traveloka. Ya, Anda bisa membeli tiket pesawat Garuda Indonesia di Traveloka untuk kemudahan bertransaksi dan dapatkan promo menarik lainnya.

Nah, setelah membeli tiket Garuda Indonesia promo di Traveloka, kini saatnya mencari tahun aturan hingga tips naik pesawat yang aman untuk ibu hamil.

Prosedur Perjalanan untuk Ibu Hamil.

Sebelum mencari tahu tips apa saja yang bisa dilakukan oleh ibu hamil selama perjalanan menggunakan pesawat, lebih baik ketahui dulu aturan dan prosedur perjalanan untuk ibu hamil apabila Anda menumpang pesawat Garuda Indonesia, berikut penjelasannya :

  • Untuk kehamilan kembar atau single, kondisi normal dan tidak ada komplikasi dengan usia kandungan di bawah 32 minggu maka tidak ada larangan dan tidak perlu membawa surat persetujuan dari Garuda Sentra Medika (GSM) sehingga ibu hamil bisa memasuki pesawat langsung tanpa harus pengecekkan kesehatan.
  • Untuk kehamilan dengan komplikasi dan usia di bawah 32 minggu maka tidak diperbolehkan melakukan perjalanan dengan pesawat terbang. Jika dalam keadaan mendesak, ibu hamil wajib melampirkan surat dokter serta persetujuan dari GSM.
  • Untuk kehamilan single atau kembar dalam kondisi normal tanpa komplikasi usia lebih dari 32 minggu atau 32-36 minggu juga tidak diperbolehkan terbang. Namun, jika dalam situasi mendesak, maka diperbolehkan tapi dengan melampirkan surat dokter dan rekam medis dari GSM.
  • Sementara itu, untuk ibu hamil dengan usia kandungan lebih dari 36 minggu maka tidak diizinkan melakukan perjalanan meskipun telah melampirkan surat dokter.

Tips Bepergian Menggunakan Pesawat Terbang untuk Ibu Hamil.

  1. Buat Jadwal Perjalanan dengan Cermat.

Ibu hamil tidak direkomendasikan untuk naik pesawat terbang ketika usia kandungan belum mencapai 12 minggu. Sebab, biasanya di tri semester pertama, ibu hamil akan lebih sering merasakan mual, pusing, dan lemas, sehingga berisiko keguguran. Ketika usia kehamilan mencapai 28 minggu, sejumlah maskapai penerbangan akan meminta rujukan atau rekomendasi surat dokter yang menyatakan bahwa ibu hamil dalam keadaan sehat dan diperbolehkan melakukan perjalanan udara sekaligus melampirkan perkiraan tanggal persalinan.

Apabila usia kehamilan lebih dari 36 minggu, biasanya sejumlah maskapai tidak mengizinkan ibu hamil melakukan penerbangan karena rentan dengan waktu melahirkan. Sehingga penting untuk mengatur jadwal atau waktu yang tepat untuk bepergian dengan pesawat.

    2. Konsultasi dengan Dokter Kandungan.

Ibu hamil sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter kandungan sebelum melakukan perjalanan udara. Selain itu, saat akan terbang, ibu hamil juga harus membawa dokumen yang menyatakan perkiraan tanggal persalinan, kontak dokter kandungan, serta golongan darah. Bahkan sejumlah maskapai penerbangan mengharuskan ibu hamil untuk membawa surat keterangan medis yang ditandatangani oleh dokter atau bidan.

Selain itu, ibu hamil juga harus membawa riwayat atau rekam medis dan ultrasound di bagasi kabin apabila                sewaktu-waktu dibutuhkan untuk ke rumah sakit terdekat atau melahirkan lebih awal. Tanyakan juga kepada              dokter kandungan apabila ibu hamil ingin melakukan aktivitas yang berisiko seperti menyelam atau olahraga              lainnya. Apabila bepergian ke luar negeri, tanyakan ke dokter terkait vaksinasi selama perjalanan. Sebab, di                  sejumlah negara, mewajibkan wisatawan untuk melakukan vaksinasi sebelum perjalanan.

      3. Jaga Kesehatan Tak kalah penting, sebelum bepergian.

Sebaiknya jaga kesehatan agar tidak sakit selama perjalanan. Misalnya, tidur yang cukup dan mengonsumsi obat-obatan yang diresepkan oleh dokter kandungan.

Bawa juga obat-obatan yang direkomendasikan untuk ibu hamil apabila Anda mengalami diare, pusing, atau kelelahan selama perjalanan. Mengantisipasinya sejak awal akan memberikan ketenangan hati juga pikiran selama perjalanan sehingga liburan tidak terganggu.

    4. Jangan Bawa Barang Terlalu Banyak.

Pastikan untuk membawa barang-barang penting dan jangan sampai berlebihan sehingga merepotkan diri sendiri juga orang lain. Sebab, ibu hamil dilarang mengangkat barang-barang yang terlalu berat karena dapat berisiko pada kehamilan. Selain itu, pastikan untuk membawa pakaian yang nyaman selama perjalanan atau liburan.

Bawa juga kaus kaki kompresi untuk melancarkan sirkulasi darah, mengingat Anda harus duduk berjam-jam selama perjalanan sekaligus mencegah kaki bengkak karena aliran darah dan oksigen yang kurang lancar. Bawa pula bantal leher dan pinggang untuk kenyamanan duduk Anda. Tak lupa, bawa camilan ringan untuk disantap selama perjalanan agar Anda tidak kelaparan.

Nah, itulah aturan mengenai ibu hamil sebelum melakukan penerbangan di maskapai Garuda Indonesia hingga tips aman yang bisa diikuti. Tak lupa, selalu cek promo menarik Garuda Indonesia promo di Traveloka untuk mendapatkan harga tiket yang lebih terjangkau serta transaksi yang aman dan terpercaya.

Related posts