Khawatir COVID-19 di PON XX Papua, Gubernur Sumbar Gelar Rakor

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS, SOLOK – Khawatir dengan tingginya angka kematian dan kasus Terkonfirmasi positif COVID-19 di Indonesia belakangan ini, membuat Pemerintah Provinsi Sumbar gamang untuk untuk mengambil peran dalam ajang PON (Pekan Olahraga Nasional) ke XX di Provinsi Papua.

Untuk menghadapi PON ke XX di Papua ini, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mengumpulkan seluruh kepala daerah Kabupaten dan Kota, termasuk Walikota Solok Zul Elfian Umar serta menggelar rapat koordinasi terkait kesiapan Provinsi Sumatera Barat dalam menghadapi PON ditengah pandemi COVID-19.

Read More

Walikota Solok Zul Elfian Umar saat ditemui MinangkabauNews.com, Jumat (20)8/2021) di Balaikota Solok membenarkan dirinya melaksanakan rapat koordinasi bersama Gubernur Sumbar.

“Fokus pertemuan tersebut membahas pelaksanaan PON ke XX di Provinsi Papua, terutama ditengah pandemi COVID-19. Dalam rapat tersebut, Gubernur mengajak seluruh kepala daerah untuk menyamakan persepsi dan menyatukan tekad dalam menghadapi PON di Provinsi Papua,” ujarnya.

Lebih lanjut Wako menegaskan akan ikut dalam PON ke XX di Provinsi Papua dengan mengikutkan beberapa orang atlet dari beberapa cabang olahraga. Diantaranya cabang panjat tebing sebanyak dua orang, muaythai satu orang, dan atletik dua orang.

“PON ke XX di Provinsi Papua merupakan ajang dalam menorehkan prestasi bagi atlet, PON merupakan ajang olahraga nasional. Semoga atlet Kota Solok mampu menorehkan prestasi bagi Sumatera Barat,” harapan Wako.

PON ke XX di Provinsi Papua dilaksanakan dari tanggal 2 sampai 15 Oktober 2015 dengan ivent penyelenggaraan berada diempat daerah diwilayah Privinsi Papua. Diantaranya di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke.

Related posts