Kisah Haru Ijul Anak Pelosok Pesisir Selatan berhasil menjadi hafiz Quran

Penuh Haru, Pemuda Asal Pelosok Pesisir Selatan berhasil menjadi hafiz Quran

PESISIR SELATAN, MINANGKABAUNEWS — Kisah haru dan bahagia yang dirasakan oleh Ijul, putra Pesisir Selatan yang berasal dari pelosok ini berhasil menjadi hafiz Quran di lembaga pendidikan tahfiz Rumah Quran Musawarah (RQM), Tangerang Selatan, Banten.

Selain sukses menyelesaikan studi hafalan Quran 30 juznya, Ijul juga mendapatkan hadiah tiket umroh ke tanah suci dari Rumah Quran Musawarah.

Seperti diketahui Rumah Quran Musyawarah merupakan lembaga tahfiz binaan Yayasan Muda Sakinah Mawaddah Warahmah (Musawarah), yang ketuanya, Dude Harlino.

Yayasan gagasan para artis itu, juga ikut didukung ulama dan para pendakwah tanah air, seperti Ustaz Adi Hidayat dan lain-lain.

Ijul kelahiran 1997 berasal dari Kampung Langgai, Nagari Ganting Mudiek Utara, Kecamatan Sutera-Pessel.

Ia menjadi wisudawan angkatan I dari RQM dengan meraih predikat terbaik bersama 17 wisudawan lainnya.

Ibasrol kakak Ijul mengaku bangga dengan capaian adiknya sebagai penghafal Quran.

Menurutnya, tidak hanya bangga keluarga, namun juga untuk nama daerah yang ia bawa.

“Kami bangga. Karena penghafal Quran adalah cita-cita mulia,” ungkap Ibasrol pada wartawan.

Alumni UIN IB Padang itu mengatakan, Ijul mengawali beasiswanya di Rumah Quran Musawarah, sejak April 2021.

“Alhamdulillah telah selesai. Semoga bermanfaat dunia akhirat. Amin,” ujarnya.

Bangga Menjadi Hafidz Qur’an

Ijul mengaku bangga menjadi penghafal Al Quran. Karena menurut penghafal Quran sangat mulia di sisi Allah.

“Mudah-mudahan dengan saya menghafal Quran, semoga hendaknya bisa membawa saya dan keluarga dalam surganya Allah,” ungkap Ijul menyebutkan motivasinya.

Ijul terpanggil menjadi wisudawan mahasantri terbaik asal Sumbar bersama tiga mahasantri daerah lain.

Ijul mengatakan, apa yang telah diraih akan ia persembahkan untuk ibunya.
“Insyaallah untuk ibu saya,” terangnya.

Berasal Dari Kampung Pelosok Tak Dapat Sinyal

Ia memiliki latar pendidikan dari Pondok Pesantren. Ia berasal dari Ponpes Sabilul Jannah-Pessel, dan juga telah menyelesaikan strata satunya dengan gelar S.Sos dari UIN IB Padang.

Ijul mengaku, berasal dari kampung yang jauh dari infrastruktur yang layak.

Kampungnya ia katakan, masih belum terjangkau sinyal seluler. Sehingga prosesi wisudanya tidak bisa disaksikan keluarga secara virtual oleh ibunya.

Prosesi wisuda mahasantri RQM disiarkan melalui kanal Youtube RQM pada Minggu 13 Maret 2022. Temanya Wisuda Mahasantri Angkatan I Tahun 2022 Rumah Quran Musawarah.

“Karena pertama sampai sekarang di kampung belum ada signal. Jadi sangat jauh dari kata seperti di kota,” ujarnya.

Ia berharap dengan apa yang telah ia raih bisa membuat ibunya bangga.

Ia mengatakan, bahwa apa yang telah ia raih merupakan salah satu bukti nyata ia mencintai kedua orang tuanya.

“Mudah-mudahan dengan ini, orangtua saya menjadi bangga. Mudah-mudahan ini menjadi bukti cintanya Ijul pada ibu saya. Bukan karena jauhnya, tapi karena Ijul menuntut ilmu,” ujarnya.

Dalam prosesi wisuda ini hadir Ustaz Adi Hidayat, Ketua Yayasan Musawarah Dude Harlino dan Kepala Rumah Quran Musawarah Dimas Seto dari kalangan artis. (Ronal)

https://youtu.be/KskLDdaXMLc

Related posts