MINANGKABAUNEWS.com, PADANG — Suasana berbeda terasa di salah satu kafe kawasan GOR H. Agus Salim Padang, Kamis siang (12/02/2026). Bukan sekadar nongkrong biasa, puluhan wartawan dari berbagai media di Sumatera Barat justru duduk satu meja dengan jajaran kepolisian. Yang bikin hangat: obrolan ringan, kopi, gorengan dan rencana besar menjaga Sumbar tetap adem.
Di tengah ruang santai itu, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati, duduk tanpa jarak dengan awak media. Dengan senyum khasnya, ia membuka diskusi tak hanya soal rilis dan konferensi pers—tapi soal keluarga.
“Momentum ini sangat berharga buat saya. Di era digital yang serbacepat, informasi bisa melesat dalam hitungan detik. Tapi tantangannya satu: akurasi. Di sinilah kita harus berangkulan, biar berita yang sampai ke masyarakat itu terpercaya,” ujar Susmelawati membuka sambutan.
Pertemuan yang dikemas sebagai ajang silaturahmi jelang Ramadan sekaligus peringatan Hari Pers Nasional 2026 itu tak berlangsung kaku. Wartawan diberi ruang tanya jawab lepas. Tak ada sekat antara seragam dinas dan rompi liputan.
Komitmen kebebasan pers pun ditegaskan. Menurutnya, wartawan dan polisi adalah dua sisi mata uang yang sama: sama-sama mengabdi pada publik. “Kita satu keluarga. Kalau keluarga, pasti saling jaga,” katanya disambut anggukan para peserta.
Lewat sela-sela perbincangan, ajakan sinergi terus digaungkan. Susmelawati menekankan bahwa kondisi Sumbar yang kondusif tak bisa diwujudkan sendiri oleh institusi kepolisian.
“Butuh tangan panjang dari rekan-rekan media. Kalau Sumbar aman, semua menikmati. Termasuk kita yang hadir di ruangan ini,” pungkasnya.
Acara diakhiri dengan sesi foto bersama yang cair. Tak ada yang buru-buru pulang. Sebagian wartawan masih menyempatkan ngobrol santai, seolah mengunci kesepakatan tak tertulis: kolaborasi bukan sekadar seremoni, tapi kerja nyata.
