Kota Bukittinggi Terima Penghargaan APE Tahun 2021

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS, BUKITTINGGI – Kota Bukittinggi menerima penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2020 kategori Utama. Penyerahan penghargaan APE Tahun 2020 tersebut diselengarakan Kamis, (13/10/2021), secara daring oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI.

Anugerah Parahita Ekapraya merupakan penghargaan yang diberikan Pemerintah Pusat sebagai pengakuan atas komitmen, upaya dan prestasi kementerian, lembaga serta pemerintah daerah atas pelaksanaan pembangunan yang menjamin kesetaraan dan keadilan gender. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan hasil yang dicapai bagi semua penduduk, laki-laki dan perempuan, melalui strategi pengarusutamaan gender.

Read More

Penghargaan APE tersebut terdiri atas empat kategori: Mentor, Utama, Madya, dan Pratama. Pelaksanaan evaluasi penilaian APE dilaksanakan oleh Pemerintah melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI setiap dua tahun sekali.

Penghargaan APE Tahun 2020 diberikan kepada 308 penerima, meliputi kementerian/lembaga serta pemerintah provinsi dan pemerintah Kabupaten/Kota di Indonesia. Penyerahan penghargaan tersebut seyogianya dilakukan tahun lalu. Namun, urung diselenggarakan karena kondisi pandemi Covid- 19.

Peraih APE Tahun 2020 kategori Utama di Sumatera Barat selain Kota Bukittinggi, juga diberikan kepada Provinsi Sumatera Barat, Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar, Kota Payakumbuh dan Kota Sawahlunto. Sementara, 12 kabupaten dan kota lainnya di Sumatera Barat menerima penghargaan APE Tahun 2020 untuk kategori Madya (6) dan Pratama (6).

Wali Kota Bukittinggi Erman Safar ungkapkan rasa syukur atas penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya yang diraih Kota Bukittinggi. “Alhamdulillah, Kota Bukittinggi menerima penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya Tahun 2020 untuk kategori Utama. Dari informasi yang Saya terima, ini merupakan yang ke tiga kalinya secara berturut-turut (2016, 2018, 2020, red.) Kota Bukittinggi meraih penghargaan APE untuk kategori yang sama,” tutur Wako dalam rilis pers.

Penghargaan APE Tahun 2020 yang diterima tersebut mencerminkan penyelenggaraan program pembangunan di Kota Bukittinggi sudah responsif pengarustamaan gender.

“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Pusat terhadap penyelenggaraan program pembangunan yang dilaksanakan di Kota Bukittinggi sudah responsif gender, termasuk dalam penyelenggaraan program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak,” jelas Wako.

“Saya ucapkan terima kasih atas kerja keras seluruh OPD serta stake holder Kota Bukittinggi. Penghargaan ini tentunya juga tidak terlepas dari dukungan DPRD. Semoga, hubungan kemitraan yang telah terjalin baik selama ini antara Pemko dan DPRD dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat,” imbuh Wako.

Ada tujuh indikator dalam penilaian APE, yaitu komitmen, kebijakan dan program, kelembagaan pengarustamaan gender (PUG), sumber daya (SDM, dana, sarana prasarana), data terpilah (profil gender, statistik gender), peralatan (panduan, modul, KIE) dan jejaringan atau dukungan masyarakat.

Dalam rangka percepatan pengarustamaan gender, Pemko Bukittinggi telah membentuk Tim Penggerak PUG, Tim Focal Point dan Tim Pokja PUG yang melibatkan seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kota.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3APPKB) Kota Bukittinggi, Tati Yasmarni, ketika dihubungi mengatakan, Kota Bukittinggi mengikuti proses penilaian APE Tahun 2020 melalui verifikasi lapangan oleh Pemerintah pada 30 Maret 2021 lalu.

“Verifikasi lapangan yang dilakukan secara daring tersebut, langsung dipimpin Wali Kota Bukittinggi, didampingi Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Pokja PUG, Kepala SKPD, lembaga masyarakat, gender champion, dunia usaha serta media,” terangnya.

 

Related posts