Kuliah Gratis di AK Mentawai Direspon Baik Masyarakat

  • Whatsapp

MENTAWAI – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai terus memberikan kemudahan dalam hal memajukan pendidikan.

Salah satunya perkuliahan gratis di Kampus Program Studi Diluar Domisili (PDD) Politenik Negeri Lampung Rintisan Akademi Komunitas (AK) Mentawai, yang merupakan kampus negeri satu-satunya di Kepulauan Mentawai yang tidak di pungut biaya.

Read More

Program studi gratis di Kampus tersebut sangat di sambut baik oleh masyarakat setempat.

Humas Kampus Erik Virmando menyebutkan, pastinya, tamatan dari kampus kita ini tetap menyandang ijazah Politeknik Negeri Lampung,” ungkap Erik yang sekaligus menjadi Dosen Apresiasi Komputer usai melaksanakan sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) di Desa Beriulou Kecamatan Sipora Selatan, pada Senin, (24/05/2021).

Terdapat dua program studi (Prodi) di AK Mentawai, Yakni, Prodi DII Budidaya Perikanan dan Prodi DII Teknologi Pangan. Pendaftaran telah dibuka sejak 17 Mei hingga 19 Agustus 2021 mendatang, jelasnya.

Ia menambahkan, pihak Disdikbud dan kampus sangat antusias pada kegiatan PMB ini. Hal itu dapat terlihat dengan antusiasnya tim kampus dalam Sosialisasi PMB di 10 Kecamatan Mentawai. Apalagi Mentawai merupakan wilayah kepulauan. Tentunya penyampain secara teknologi digital belum efektif, ungkap Erik.

“Dosen dan teknisi terjun langsung dalam penyampaian informasi PMB ini, kabar bahagianya, kuliah dikampus kita tidak dipungut biaya,” tambahnya.

Tiranus Saumanuk salah satu tokoh masyarakat di Dusun Sao Desa Bosua Kecamatan Sipora selatan menyambut girang informasi PMB gratis ini.

“Kita tau bahwa rata-rata masyarakat kita sulit untuk menguliahkan anak mereka, mudah-mudahan dengan adanya kuliah gratis di kampus terdekat banyak anak-anak tamatan SMA tahun ini dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi”, sebutnya.

Tiranus Saumanuk juga menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Mentawai, bahwa telah menyediakan kemudahan bagi masyarakat yang tidak mampu. (Tirman)

Related posts