Kuliah Umum di Politekhnik ‘Aisyiyah Sumbar, Wako Fadli Amran: Hadapi Bonus Demografi dengan Berani Keluar dari Zona Nyaman dan Menjaga Kepercayaan

  • Whatsapp
Kuliah umum di Polita 'Aisyiyah Sumbar.

MINANGKABAUNEWS.COM, PADANG — Selama pandemi Covid-19, hampir 20 juta jiwa penduduk Indonesia usia produktif terdampak. Bahkan ada 1,62 juta orang yang menganggur.

Demikian diungkapkan Wali Kota Padang Panjang, H. Fadli Amran saat menjadi narasumber Kuliah Umum perdana pada Senin,  (4/10/2021) bagi mahasiswa baru (Maba) tahun akademik 2021-2022 di auditorium Polita, Senin, (4/10/2021) dengan topik “Adu Nyali Berbisnis Generasi Z”.

Read More

Wako Padang Panjang Fadly Amran.

Wali Kota Padang Panjang, Fadly Amran juga menyatakan bahwa pada 2030-2040, Indonesia diprediksi akan mengalami masa bonus demografi.

Yakni jumlah penduduk usia produktif (15-64 tahun) lebih besar dibandingkan penduduk usia tidak produktif (di bawah 15 tahun dan di atas 64 tahun).

Pada periode tersebut, penduduk usia produktif diprediksi mencapai 205 juta dan 2 jutaan usia produktif masuk ke pasar kerja setiap tahun.

“Keberhasilan memanfaatkan bonus demografi akan tercermin pada peningkatan standar hidup penduduk, yang faktor penentunya adalah produktivitas,” ujar fadly Amran.

Dijelaskan, bonus demografi sedang memberikan peluang untuk meningkatkan kesejahteraan penduduk melalui peningkatan produktivitas pekerjanya.

Produktivitas tercermin dari sikap mental dan etos kerja yang selalu berusaha melakukan perbaikan mutu kehidupan, melalui peningkatan efisiensi, efektivitas, dan kualitas untuk menciptakan nilai tambah secara berkelanjutan

“Semua bisa jadi pemimpin itu mudah tetapi sedikit yang bisa jadi pengusaha, perlu dedikasi, disiplin dan berani keluar dari zona nyaman,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Politekhnik ‘Aisyiyah Sumbar, Dr. Desi Asmaret berharap fadly Amran yang juga ketua Gebu minang bisa menggandeng polita dalam mengangkat ekonomi dan budaya Sumbar.

Katany, ada sejumlah prodi yakni K3, bisnis jasa makanan bisa menjadi bagian penting dalam mewarnai khasanah kuliner minang.

Ketua PW Asiyiyah Sumbar, Bunda Meiliarni Rusli mengatakan Kuliah umum memperkaya wawasan. Bunda bercerita teentang sosok Amran Sulaiman yang merupakan ayahanda dari Wako Padang Panjang. “Beliau sosok low profil, dan menghargai sosok ulama dan juga kader Muhammadiyah tulen,” tegasnya.

Ia mengatakan kepada semua mahasiswa baru Polita untuk terus menggali potensi diri dan memiliki tekad yang kuat serta berani jujur dengan diri sendiri.

Related posts