Kuning Mendekati Orange, Pemko Solok Tutup Semua Tempat Wisata Selama Libur Lebaran

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS, SOLOK – Update terbaru Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, kondisi Kota Solok beberapa hari belakangan ini berada pada zona Kuning mendekati zona Orange, sehingga dianggap membahayakan.

Untuk itu, Pemerintah Kota Solok memilih menutup penuh semua objek wisata yang ada di Kota Solok. Penutupan penuh semua objek wisata Kota Solok ini sebelumnya diputuskan dalam rapat Pemerintah Kota Solok dengan Forkopimda dan Satgas COVID-19 Kota Solok serta OPD terkait lainya, terutama Dinas Pariwisata Kota Solok.

Read More

Kepala Dinas Pariwisata Kota Solok Elfi Basri, Selasa (11/5/2021) dihubungi MinangkabauNews.com via selularnya mengatakan penutupan semua objek wisata yang ada di wilayah Kota Solok diputuskan setelah melalui rapat terpadu antara Pemerintah Kota Solok dengan Satgas COVID-19, Dinas Kesehatan Kota Solok, dan Forkopimda Kota Solok.

“Tadi siang telah digelar rapat terpadu bersama Forkopimda dan Satgas COVID-19 Kota Solok membahas kebijakan terhadap objek wisata Kota Solok dimasa pandemi COVID-19. Keputusannya, semua objek wisata di Kota Solok ditutup penuh selama libur lebaran,” katanya.

Disebutkan Elfi Basri, lokasi atau objek wisata yang bakal ditutup antara lain objek wisata Pulau Belibis, wisata agro Payo, ketitiran, Solok Water Pak, Sawah Solok dan objek wisata lainya yang dikelola oleh masyarakat, baik perorangan maupun kelompok.

“Semua pemilik dan pengelola objek wisata ini akan kita surati agar menutup penuh objek wisatanya selama libur lebaran. Disamping itu kita tidak ingin Kota Solok kembali merebak cluster baru pandemi COVID-19 sehingga status Kota Solok naik ke Zona Orange atau Zona Merah. Ini yang kita kawatirkan,” sebutnya.

Untuk diketahui penutupan objek wisata di Kota Solok berlaku sampai tanggal 16 Mei 2021, satu hari sebelum berakhirnya penyekatan secara nasional terhadap pemudik.

Related posts