Lapas Bukittinggi Ikuti Monitoring dan Penguatan Pembangunan ZI dari Itjen Kemenkumham RI

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, BUKITTINGGI – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bukittinggi terus bersiap dalam Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Bersama 10 Unit Pelaksana Teknis lain di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Barat.

Lapas Bukittinggi mengikuti Monitoring dan Penguatan Pembangunan ZI dari Itjen Kemenkumham RI. Kegiatan dilaksanakan di Aula Imam Bonjol Kantor Wilayah Kemenkumham Sumatera Barat. Rabu (1/9/2021).

Read More

Kedatangan Tim Penilai Internal ke Sumatera Barat hari ini adalah untuk pendampingan dan pemberian rekomendasi pada 11 satker yang lolos ke penilaian TPN, dimana sebagai output kegiatan akan dihasilkan adalah berita acara catatan hasil dan rekomendasi.

Pada arahannya, Ketua Tim, Christian Immanuel, menyampaikan pada tahun ini, Kemenkumham telah merekomendasikan 476 Satuan Kerja lolos pada penilaian TPI dan akan berlanjut pada penilaian TPN. Dan akan diberikan penghargaan bagi 476 satker yang lulus ke penilaian TPN ini.

“Dimulai dari survey online oleh TPN yang sudah dimulai dari September ini. Untuk Oktober hingga November akan dilaksanakan desk evaluasi TPN, dan pada Desember nanti dijadwalkan pemberian piagam pada satker yang mendapat predikat WBK/WBBM”, ujarnya dalam rilis pers.

Christian juga menjelaskan lima titik berat dalam penilaian TPN, sebagai berikut :
1. Dalam dokumen penilaian ZI harus berisi target kinerja, rencana prioritas, dan laporan monitoring perbulan.
2. SK Agen Perubahan harus memuat proyek perubahan yang dilaksanakan masing-masing agen perubahan dan harus terlihat implementasinya.
3. Apakah yel-yel, jingle, maskot melibatkan seluruh pegawai.
4. Penyajian dokumen kompensasi layanan, harus terlihat dokumen yang berisi kompensasi layanan yang diberikan pada penerima layanan apabila penerima layanan tidak merasa puas atas pelayanan yg diberikan.
5. Laporan pelaksanaan survey Balitbang secara bulanan.

“Dari apa yang kita lihat dan juga apa yang dijelaskan oleh Kalapas tadi, bisa kita lihat bahwa Lapas Kelas IIA Bukittinggi ini agar upaya peningkatan sarana dan prasarana pelayanan publiknya termuat ke dalam paparan secara keseluruhan”, imbuh Christian.

Sementara itu Kepala Lapas Kelas IIA Bukittinggi, Marten meminta pada jajarannya agar tetap menjaga konsistensi, saling gotong-royong dan berkerjasama dengan baik jangan sampai nila setitik, rusak susu sebelanga untuk meraih predikat WBK/WBBM.

Pihaknya juga berpesan agar seluruh anggota Pokja menindaklanjuti berita acara catatan hasil dan rekomendasi yang diberikan oleh Tim pada kesempatan penguatan kali ini.

“Tetap berpegang pada pedoman pelayanan publik dengan mewujudkan pemerintahan yang bebas KKN dan meningkatkan kualitas pelayanan publik,” tutup Marten mengakhiri.

Related posts