MINANGKABAUNEWS.COM, SAWAHLUNTO – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas III Sawahlunto menggelar kegiatan _coffee morning_ dengan awak media baru baru ini bertempat di Aula Lapas Narkotika Kandih.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Lapas Narkotika Sawahlunto, Ressy Setiawan, beserta jajaran.
Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan sinergi dan komunikasi antara Lapas Narkotika Sawahlunto dengan awak media.
Dalam kesempatan ini, Ressy Setiawan menyampaikan informasi tentang program-program yang sedang dijalankan oleh Lapas Narkotika Sawahlunto, termasuk program pembinaan berbasis kearifan lokal.
Ressy juga memperkenalkan Batik Tangsi, sebuah karya seni yang mengangkat citra Kota Sawahlunto sebagai kota warisan dunia. Batik ini merupakan hasil karya warga binaan yang telah mengikuti pelatihan membatik sebagai bagian dari program pembinaan berbasis kearifan lokal.
Usai kegiatan _coffee morning_, Ressy bersama jajaran Lapas mengajak awak media meninjau langsung bengkel produksi Batik Tangsi. Di sana, warga binaan tampak tekun mengerjakan proses _chanting_ pada lembaran kain bermotif yang telah disediakan.
Ressy berharap kegiatan _coffee morning_ ini dapat meningkatkan kemitraan dan sinergi antara Lapas Narkotika Sawahlunto dengan awak media.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah untuk berbagi informasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang program-program yang kami jalankan,” ujar Ressy.(atra)






