Lestarikan Adat, Nagari Sinuruik Sosialisasikan “Sumbang Duo Baleh”

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, PASAMAN BARAT – Sebagai bentuk mempertahankan adat dan tata krama di lingkungan nagari dan generasi muda, Pemerintah Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat menggelar sosialisasi sumbang duo baleh.

Kegiatan sosialisasi yang digelar Kamis (23/9/2021) kemarin, merupakan bagian dari cara masyarakat Minangkabau menjaga kehormatan kaum perempuan.

Read More

Acara sosialisasi tersebut melibatkan, sejumlah tokoh dan kaum perempuan bersama Bundo kanduang, dari setiap kejorongan dan keterwakilan perempuan dari generasi muda. Langkah ini dilakukan seiring dengan tantangan zaman dan modernis yang terus masuk ke Indonesia.

Pj Wali Nagari Sinuruik Faridh Muhammad Ali mengatakan, sering dengan perkembangan zaman yang bersifat modern dan pengaruh dunia luar, masyarakat Minangkabau, terutama generasi muda kaum perempuan harus menjadi perhatian bersama termasuk pemerintah Nagari dan unsur masyarakat adat di masing-masing daerah.

Adat dan syarak tidak bisa dipisahkan, perempuan atau Bundo kanduang di Minangkabau memiliki peran penting dalam berbagai hal, termasuk mendapatkan ridho dari Allah SWT dalam perjalanan hidup seseorang anak harus mendapatkan izin dan restu bagi seorang ibu atau Bundo kanduang.

“Restu Bundo Kanduang, ita bisa meraih kesuksesan, kami berharap Bundo kanduang Nagari Sinuruik bisa menjadi pelopor dan trenseter untuk para generasi muda Minang yang ada di Nagari
Sinuruik seperti cara berpakaian, perkataan, tingkah laku dan saling menghargai,” ucapnya kepada awak media Jum’at (24/9/2021).

Dirinya menambahkan, Bundo kanduang adalah kunci dari perwujudan generasi hebat yang berbudaya. Oleh karena itu, dengan digelarnya sosialisasi ini diharapkan meningkatkan kapasitas Bundo kanduang yang nantinya akan menjadi Garda terdepan di dalam mewujudkan Generasi Hebat Nagari Sinuruik yang Berbudaya.

“Semoga semua peserta yang telah mengikuti sosialisasi ini bisa memahami dan mempertahankan adat istiadat, terutama definisi sumbang duo baleh,” ungkapnya

Untuk lebih memahami secara bersama, panitia menghadirkan Bundo Kandung Kabupaten Pasaman Barat Hj. Rosni Latif yang mengupas tentang tugas dan fungsi Bundo kanduang dalam kehidupan sehari-hari, bermasyarakat serta menjaga tatanan masyarakat kedepannya.

Rosni Latif menjelaskan, peran penting Bundo kanduang dalam perkembangan generasi muda kedepannya, seiring dengan budaya yang sudah bergeser ke arah kemajuan atau yang bersifat modern. Sehingga dibutuhkan pembekalan dan dasar yang kuat bagi semua Bundo kanduang mendidik dan menjaga generasi muda.

“Kami menyambut baik gerakan dan sosialisasi ini, agar kedepannya bisa menjadi bekal untuk mempertahankan adat istiadat dan budaya Minangkabau untuk generasi muda kita,” ujar Bundo Kanduang Nagari Sinuruik dalam Sosialisasi Sumbang Duo Baleh. (Wisnu Utama)

Related posts