Lima Belas Sekolah Bakal Didatangi Bundo Kanduang Kota Solok, Ingin Tahu….

MINANGKABAUNEWS, SOLOK – Tidak tanggung-tanggung, sebanyak lima belas sekolah yang ada di Kota Solok bakal didatangi oleh Bundo Kanduang Nagari Solok.

Entah apa persolannya, mendadak kaum ibu-ibu yang tergabung dalam kesatuan adat Bundo Kanduang ini mendatangi seluruh sekolah terdapat di Kota Solok. Apa yang telah diperbuat oleh sekolah ini, sehingga mereka didatangi oleh Bundo Kanduang ini. Apakah ada pelanggaran adat atau budaya yang dilakukan pihak sekolah sehingga sekolah mereka didatangi oleh Bundo Kandung.

Read More

Yok, buka klik MinangkabauNews.com dan terus membacanya…

Beberapa waktu lalu, Pemerintah Daerah Kota Solok telah melaunching sebuah kurikulum baru yang mengadopsi kearifan budaya lokal yang terdapat dalam sistem dan tatanan hidup hidup bermasyarakat serta berbagai di ranah Minangkabau atau saat ini lebih dikenal sebagai provinsi Sumatera Barat dalam sistem pemerintahan saat ini.

Launching kurikulum baru merupakan tindak lanjut dari Pemerintah Daerah Kota Solok dalam menjawab keinginan kaum adat yang terdiri dari Ninik Mamak dan Bundo Kanduang serta tokoh masyarakat, dimana perlunya generasi muda mengenal dan dikenalkan kearifan adat istiadat dan kebudayaan lokal nagari Solok serta ranah Minangkabau.

Di antara kearifan adat istiadat dan budaya Minangkabau tersebut, lumrah dikenal ABS SBK (Adat Basandi Syarat Syarat Basandi Kitabullah), Syarat Mangato adat Mamakai. Istilah ini merupakan sebuah kearifan lokal di Minangkabau dengan menjadikan agama sebagai panutan umat tanpa harus menghilangkan adat dan budaya Minangkabau, sehingga kearifan lokal tidak bertentangan dengan hukum Islam.

Walikota Solok Zul Elfian Umar, Rabu (7/9/2022), saat sosialisasi ABS SBK ini menyampaikan apresiasi yang tinggi atas upaya Bundo Kanduang, dalam mengenal tatanan adat dan budaya pada generasi muda di Kota Solok melalui sekolah dalam bentuk kurikulum tatanan lokal Bahasa dan Sastra Minangkabau.

“Ini merupakan sejarah besar bagi Kota Solok, Dimana Kota Solok satu-satunya daerah yang memasukan kearifan lokal dalam kurikulum pendidikan, yang dikemas dengan mata pelajaran Bahasa dan Sastra Minangkabau. Saatnya kita mulai mengenalkan adat istiadat dan budaya Minangkabau pada generasi muda,” kata Wako.

Sementara, Ketua GOW Kota Solok Ny. Dona Ramadhani mengatakan Bundo Kanduang memiliki peran sangat penting ditengah masyarakat. Menjadi pemimpin yang sangat dihormati dan merupakan madrasyah pertama bagi generasi Minangkabau terutama nagari Solok.

“Saatnya Bundo Kanduang berada didepan untuk mengenalkan ABS SBK dan kearifan lokal berupa permainan anak nagari Solok. Etika sumbang 12 dan Kato Nan Ampek perlu diajarkan pada generasi muda, agar generasi muda nagari Solok berakhlak mulia,” ujarnya.

Related posts