Lolos Assesment Ikuti Program Smart City 2022, Bukittinggi Terima Penghargaan

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.COM, JAKARTA – Kota Bukittinggi menerima penghargaan dari Menteri Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Republik Indonesia, terkait Gerakan Menuju Kota Cerdas (Smart City) 2022, Kamis (1/12/2022).

Penghargaan tersebut, diserahkan Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo Semuel Abrinani Pangerapan dan diterima oleh Wakil Wali Kota Bukittinggi Marfendi, bertepatan dalam rangkaian acara Pameran dan Seminar Gerakan Menuju Kota Cerdas (Smart City) 2022.

Read More

Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo menyerahkan penghargaan kepada Wakil Wali Kota Marfendi dalam rangkaian acara Pameran dan Seminar Gerakan Menuju Kota Cerdas 2022.

Pameran dan Seminar tersebut, mengusung tema; “Recover Together, Recover Stronger”, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis digital yang kolaboratif, inklusif, dan berkelanjutan berlangsung di Grand Sahid Jaya, Jakarta selama dua hari, sejak Rabu (30/11) hingga Kamis (1/12).

Penghargaan tersebut, merupakan bentuk apresiasi kepada Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi yang sebelumnya telah berhasil lolos dalam assesment untuk mengikuti Program Gerakan Menuju Smart City 2022, selanjutnya berpartisipasi serta berhasil membuat Rencana Induk (Master Plan) Bukittinggi Smart City.

Terpisah, Wali Kota Bukittinggi Erman Safar mengatakan, dengan berpartisipasinya Kota Bukittinggi dalam Gerakan Menuju Kota Cerdas (Smart City) 2022 ini membuktikan, bahwa Kota Bukittinggi memiliki komitmen yang kuat untuk menjalankan pemerintahan dengan pendekatan berbasis inovasi dan teknologi.

“Kita berterimakasih kepada Pemerintah Pusat terutama Kementerian Kominfo RI karena telah memberi kesempatan dan bimbingan kepada Pemko Bukittinggi dalam Gerakan Menuju Kota Cerdas (Smart City) 2022. Ini merupakan momentum untuk kebangkitan ekonomi masyarakat berbasiskan digital,” tutur Erman.

Ia mengungkapkan, Smart City yang memiliki enam pilar, yaitu smart governance, smart society, smart living, smart economy, smart environment, dan smart branding bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat.

“Enam pilar Smart City tersebut, bermuara pada kesejahteraan masyarakat, karena kita didorong melakukan upaya-upaya inovatif dalam ekosistem kota untuk mengatasi berbagai persoalan guna meningkatkan kualitas hidup manusia dan komunitas yang ada,” ungkap Erman.

Acara puncak Gerakan Menuju Kota Cerdas (Smart City) 2022 didukung oleh Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PUPR, Kantor Staf Presiden, Kementerian PAN-RB, Kementerian Keuangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Kemudian juga didukung Kementerian Parekraf, Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) dan Kompas Gramedia itu dihadiri pula oleh Duta Besar berbagai negara yakni Jepang, Uni Emirat Arab dan Jerman. (*)

Related posts