Lomba Asmaul Husna Meriahkan Tahun Baru Islam di Pauh

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS.com, PADANG – Suasana Masjid Nurul Huda, Simpang Piai, Cupak Tangah, Kecamatan Pauh, terasa khidmat dan penuh haru saat Lomba Asmaul Husna antar Majelis Taklim se-Kecamatan Pauh resmi dibuka, Sabtu (22/6/2025). Kegiatan yang digelar dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1447 Hijriah itu dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, H. Edy Oktafiandi, melalui Kepala KUA Kecamatan Pauh, H. M. Nur Ilyas.

Dalam sambutannya, H. M. Nur Ilyas menekankan bahwa perlombaan ini bukan semata ajang kompetisi, melainkan ekspresi kecintaan terhadap Asmaul Husna—nama-nama Allah yang indah dan agung. “Menyebut dan menghafal Asmaul Husna adalah jalan menuju ketenangan jiwa dan kekuatan iman. Semoga kegiatan ini menjadi bagian dari hijrah spiritual kita dalam menyambut tahun baru Islam,” ujarnya dengan penuh harap.

Acara tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh penting, seperti Camat Pauh, Ketua DMI Kecamatan Pauh, para penyuluh agama, lurah, ketua RW, pengurus Masjid Nurul Huda, dan perwakilan majelis taklim dari berbagai kelurahan.

Antusiasme peserta, yang sebagian besar merupakan kaum ibu dari berbagai majelis taklim, tampak luar biasa. Mereka melantunkan Asmaul Husna dengan suara merdu dan penuh penghayatan, menciptakan suasana masjid yang tenang dan syahdu, seolah diliputi keberkahan.

Menurut panitia, lomba ini dirancang bukan sekadar perlombaan seni baca, melainkan juga sebagai sarana edukasi dan silaturahmi. Selain menambah hafalan, peserta juga didorong untuk memahami makna setiap nama Allah, serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua MTI Kota Padang, Dr. Hj. Rosniati Hakim, M.Ag, yang berhalangan hadir secara langsung, menyampaikan pesan tertulisnya kepada para peserta. Ia mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai bagian dari dakwah edukatif. “Majulah MTI dengan semangat belajar yang berkelanjutan. Melafalkan Asmaul Husna dengan baik dan benar adalah langkah awal untuk lebih dekat dengan Allah dan menyebarkan nilai-nilai-Nya,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif untuk terus memperkuat peran majelis taklim sebagai pilar pembinaan umat. Momentum tahun baru Islam pun menjadi titik tolak memperbaharui niat, mempererat ukhuwah, dan meneguhkan komitmen spiritual dalam kehidupan bermasyarakat.

“Semoga Lomba Asmaul Husna ini menjadi jejak amal yang pahalanya terus mengalir, dan menjadi cahaya baru dalam perjalanan hijrah kita menuju kehidupan yang lebih berkah,” pungkas Nur Ilyas.

Related posts