Mantan Pejabat 50 Kota dan Pegiat Sosial Galang Aksi Solidaritas Bantu Atasi Masalah Kemiskinan

  • Whatsapp
Para relawan Palanta Aksi Sosial membagikan bantuan sembako dan makanan kepada warga kurang mampu saat berkunjung ke Kecamatan Kapur IX, Minggu (21/11) kemarin. (Foto: Dok. Humas Palanta Aksi)

MINANGKABAUNEWS.COM, LIMAPULUH KOTA – Berbagai aksi solidaritas kemanusiaan terus digalang komunitas Palanta Aksi Sosial di Kabupaten Limapuluh Kota, guna membantu meringankan beban para keluarga miskin. Mulai dari membedah rumah, warung, pembagian sembako hingga bantuan moril serta materil lainnya.

“Alhamdulillah, akhir pekan kemarin kita bersama para relawan Palanta Aksi Sosial berkunjung melakukan aksi solidaritas sosial di Kecamatan Kapur IX,” kata koordinator aksi yang merupakan mantan Wakil Bupati, Ferizal Ridwan, kepada MKN, Senin (22/11).

Read More

Selain Ferizal Ridwan, aksi solidaritas kemanusian untuk berbagi dengan para kaum dhuafa itu diikuti sejumlah pejabat Limapuluh Kota serta para pegiat sosial. Seperti mantan Ketua DPRD Limapuluh Kota, Ismardi BA, juga terlihat mantan anggota DPRD, Buya Nasrul Rasyid.

Kemudian juga tampak mantan guru dan pegiat sosial, Hafnizal Oyong serta pensiunan ASN, Deswandi alias Ade Inyiak. Sepanjang Sabtu-Minggu (20-21/11) kemarin, para relawan sosial ini menyisir Nagari Sialang dan Nagari Galugua, Kecamatan Kapur IX.

Di wilayah paling timur Kabupaten Limapuluh Kota itu, Ferizal Ridwan bersama rekan-rekan pegiat sosial sempat membagi-bagikan sembako berupa beras, telur dan kebutuhan harian lainnya terhadap warga kurang mampu yang ada di daerah itu.

Kepada warga setempat, Ferizal Ridwan menyampaikan, walaupun dia tidak lagi menjabat Wakil Bupati, akan tetapi hubungan silaturahmi harus terus tetap dijaga. Ia juga berpesan agar masyarakat terus optimis di tengah kesulitan akibat Pandemi Covid-19.

“Kedatangan kami ke Nagari Sialang dan Nagari Galugua, Kecamatan Kapur IX ini, untuk menghibur sekaligus berbaur melihat kondisi masyarakat, setelah saya tidak menjabat lagi sebagai Wabup,” ungkap Ferizal Ridwan kepada sejumlah warga yang menunggu kedatangannya.

Ferizal Ridwan mengakui, hampir dua tahun negeri ini dilanda persoalan ekonomi akibat pandemi Covid-19, tentu sangat berdampak kepada kehidupan masyarakat kecil.

“Karena ikut merasakan sulitnya kehidupan saat ini, kita bersama relawan tergerak datang ke Sialang dan Nagari Galugua, Kecamatan Kapur IX . Minimal untuk saling berbagi, mengurangi beban kehidupan warga tidak mampu,” tuturnya.

Di daerah penghasil gambir berjulukan ‘Nagari Petro Dollar’ itu, Ferizal tidak hanya memberikan bantuan sembako berupa beras dan telur, namun juga menyalurkan bantuan untuk rehab rumah atau warung warga yang tidak layak huni.

Menurut Ferizal, kedatangannya ke Sialang dan Galugua sempat disambut tangis haru masyarakat. Para pemuda nagari pun tak kalah antusias. Itu lantaran ketika menjabat Wakil Bupati beberapa waktu silam, ia sangat rajin turun ke Kapur IX.

“Kami sangat terharu, jarang-jarang pemimpin setelah mereka tidak menjabat dan kalah di Pilkada namun dia tak pernah urung membantu dan mengunjungi kami,” kata Ijahil dan Willy warga Galugua, seperti ditirukan sejumlah relawan Palanta Aksi Sosial.

Dalam kesempatan itu, Rais beserta sejumlah geneasi muda di Sialang, dikatakan, ikut menyampaikan rasa bangga sembari terharu. Menurutnya, Ferizal Ridwan bersama kawan-kawan tidak hanya membantu, tapi juga melakukan diskusi terkait berbagai persoalan yang tengah di masyarakat setempat.

Disana mereka membahas mulai dari sistem administrasi, perencanaan usaha, bagaimana mengurus proposal serta pendirian yayasan, hingga tata-cara penyelesaian persolan hukum di masyarakat.

“InsyaAllah, kegiatan kemanusian ini akan terus dilanjutkan secara berkala ke seluruh pelosok nagari pada 13 kecamatan di Limapuluh Kota. Juga kita haturkan terima kasih, ke para donatur yang telah menyumbangkan hartanya untuk masyarakat tidak mampu,” ucap Ferizal Ridwan. (akg)

Related posts