Maraknya Pungutan Liar di Kapal Penumpang Nias Satu Wartawan Jadi Korban Penganiayaan

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS, GUNUNGSITOLI – Salah satu Wartawan Mitra Poldasu yang bertugas di wilayah kabupaten Nias Gunungsitoli, Sumut. Menjadi korban penganiayaan preman Anak Buah Kapal (ABK) di Pelabuhan Gunungsitoli Nias pada Minggu 12 Maret 2022 pada pukul 23.11 malam.

Dengan kedatangan Wartawan Mitra Poldasu tersebut untuk melakukan tugas jurnalistiknya maka preman hendak terima jika ada Wartawan datang untuk mengkonfirmasi tentang adanya sesuatu yang terjadi di pelabuhan Gunungsitoli.

Adapun indentitas Wartawan Poldasu yakni, Jurdil Laoli mengungkapkan kepada awak Media, sekelompok Preman di duga melakukan pungutan liar kepada penumpang Kapal untuk biaya titip barang seperti tas dan barang berharga lainnya mulai harga 10 ribu sampai 50 puluh ribu yang tidak memakai karcis atau lainnya.

Mereka telah melakukan pungutan liar kepada setiap penumpang di kapal tersebut, yang tidak bisa menunjukkan karcis atau bukti lainnya dengan semua itu telah meresahkan masyarakat kepulauan Nias yang bertahun lama beroperasi di pelabuhan Gunungsitoli,” Ujar Jurdil Laoli.

Lanjut Jurdil, Peristiwa tersebut tejadi Korban dan bersama 2 orang rekannya yang sedang melaksanakan tugas Jurnalistik di mana ada Dugaan Pungutan liar yang di lakukan Anak Buah Kapal (ABK) Penumpang dari pelabuhan Gunungsitoli menuju pelabuhan Sibolga.

Jurdil dan dua rekannya, di datangi sekelompok preman tanpa ada basa basi langsung melakukan pemukulan terhadap di rinya dengan meninju di bagian bibir korban hingga koyak mengeluarkan darah segar hingga korban mengalami luka di bibir,” terangnya.

Ironisnya, para preman yang lebih dari tiga orang tersebut melakukan pengejaran terhadap korban di depan pos polisi di Pelabuhan Gunungsitoli Nias dan di sebelah kanan korban ada Oknum anggota polisi.

Para preman di duga kuat suruhan Oknum yang selalu melakukan pungutan liar di pelabuhan dan juga di dalam kapal saya di aniaya di hadapan Kapol Pos polisi pelabuhan, hingga bibir saya mengalami luka enam jahitan,” jelasnya Jurdil.

Selain itu, Hp Korban yang Saat itu sedang di pakai untuk melaksanakan tugas Jurnalis menjadi rusak akibat peristiwa tersebut. korban langsung melaporkan kejadian itu di Mapolres Nias.

Hal ini berdasarkan laporan Jurdil Laoli dengan STPL/101/III/2022/NS. Dalam perkara “Secara Bersama-sama melakukan kekerasan fisik terhadap orang lain dan atau penganiayaan” Kepada sejumlah wartawan, korban mengatakan kalau aksi penyerangan serta penganiayaan tersebut terkait informasi adanya dugaan Pungutan liar di kapal Penumpang bertempat di pelabuhan Gunungsitoli Nias menuju Sibolga. yang di lakukan ABK

Menurut keterangan salah satu warga yang hendak di sebutkan namanya mau yang berada di tempat kejadian perkara (TKP) membenarkan Adanya kejadian penganiayaan.

“Benar Pak,, waktu hari Sabtu Malam ada orang berantam di pelabuhan Gunungsitoli, namun saya tidak tau namanya”, Tuturnya.

Sejumlah Media yang berada di Kabupaten Nias dengan ini kami memohon kepada bapak Kapolres Nias AKBP Wawan Iriawan agar menangkap Preman Pelaku Penganiayaan Wartawan Mitra Poldasu di Pelabuhan Gunungsitoli.

Related posts