Masalah Kisruh HMI dengan DPRD Bukittinggi, Begini Penjelasannya..

  • Whatsapp

MINANGKABAUNEWS, BUKITTINGGI – Dilema yang dialami Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) pasca kunjungan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bukittinggi, HMI Cabang Bukittinggi datangi Sekretariat PWI Kota Bukittinggi. Selasa (18/5/2021).

Ketua HMI Cabang Bukittinggi Demisioner M. Irvan didampingi Ketua Formatur Arianda Putra menyampaikan, ketika DPRD mulai menanyakan kenapa orang yang menanda tangani surat HMI tidak hadir, kalau formatur belum punya SK dan dilantik?

Read More

Terkait Kunjungan HMI Cabang Bukittinggi ke DPRD kota Bukittingi, Berikut Penjelasan Ketua DPRD di dampingi Anggota DPRD Bukittinggi dari PKS, sesalkan sikap Oknum HMI tersebut.

Padahal di HMI diperbolehkan hal itu, sepanjang ada mandat dari Ketua Umum demisioner walaupun secara lisan. Kemudian tudingan “Kami tidak beretika, pertanyaannya siapa yang tidak beretika yang tua atau muda, dan HMI tidak akan ada pertemuan dengan DPRD lagi. aspirasi akan langsung ke OPD terkait,” ujarnya.

Diakuinya, pada 26 April 2021lalu, kami pernah pertemuan dengan Walikota Bukittinggi, sebelumnya HMI memasukan dua buah surat, satu ke DPRD, satunya lagi ke Walikota Bukitinggi. Ternyata yang duluan merespon Walikota.

” Kami menyampaikan aspirasi, dan Walikota menanggapi siap berkalaborasi dengan HMI”, tidak ada muatan politisnya karena HMI independen,” terangnya.

Ketika ditanyakan wartawan, apa maksud anda mengatakan DPRD mandul ? Menurut dia, selama 1 tahun 9 bulan semenjak dilantik tidak satupun DPRD melahirkan Perda inisiatif yang dapat membantu dunia pendidikan maupun ekonomi kerakyatan.

 

Related posts