Masjid Taqwa Muhammadiyah Sumbar Gelar Khitanan Massal untuk Bantu Masyarakat di Masa Pandemi

  • Whatsapp
Khitanan massal gratis di Masjid Taqwa Muhammadiyah Sumbar

 

MINANGKABAUNEWS.COM, PADANG — Masjid Taqwa Muhammadiyah Sumbar kerja sama dengan Lazismu, Sinar Pagi Sport Club (SPSC) dan Zikir Qalbu menggelar Sunatan atau khitanan massal gratis di kantor Masjid Taqwa Muhammadiyah Sumbar, Pasar Raya Padang, Sabtu, (22/5/2021).

Read More

Katanya, kita menggandeng dokter bedah Etriyel dan juga melibatkan perwakilan SPSC, Datuak Hafid.

Total ada 47 anak yang ikut kegiatan ini dari target 50 anak. Pelaksanaan kegiatan juga tetap menerapkan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.

Penyelenggara melarang masuk bagi yang tidak menggunakan masker. Di dalam kantor Masjid Taqwa itu juga, panitia senantiasa mengingatkan agar tetap menjaga jarak. Tidak hanya itu, demi kesehatan dan keamanan tenaga kesehatan yang melakukan proses khitan, seluruh peserta yang mengikuti khitanan massal ini juga diwajibkan 3 M.

Selain diberikan kain sarung, para peserta diberikan santunan.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tahunan, yang seyogyanya kita lakukan bulan puasa lalu namun kita undur menjadi hari ini,” kata Sekretaris Masjid Taqwa Muhammadiyah Sumbar, Buya Solsafad yang juga Kepala Kantor Lazismu Masjid Taqwa Sumbar tersebut.

Katanya, kegiatan ini mampu meringankan beban masyarakat di masa Pandemi. Tak bisa dipungkiri, dampak dari Pandemi ini secara langsung berdampak pada pendapatan masyarakat.

“Kita ingin membantu mereka. Apalagi khitan adalah bagian dari ajaran agama Islam. Sehingga kita ingin juga meski di masa Pandemi ini, kita ingin membantu masyarakat untuk menjalankan ajaran agama. Inilah partisipasi Muhammadiyah Sumbar untuk berpartisipasi pada masyarakat di masa Pandemi,” jelasnya.

Buya Solsafad menambahkan, Muhammadiyah Sumbar senantiasa mencontohkan penerapan protokol kesehatan dalam setiap kegiatannya, dan mengajak masyarakat untuk patuh pada protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah guna memutus penyebaran Covid-19.

“Patuh dan taat pada protokol kesehatan Covid-19, adalah bagian dari jihad di jalan Allah. Karena kita menyelamatkan jiwa orang lain dan juga kita menyelamatkan jiwa kita sendiri,” tutupnya.

Related posts