Masyarakat Koto Dalam Barat Akan Dirikan Pondok Pesantren dan Tahfiz Miftahul Iqral

MINANGKABAUNEWS.COM,Padang Sago –Sebuah lembaga pendidikan keagamaan berbasis pesantren dan tahfiz akan dibuat di Korong Sungai Pua Tanjung Mutuih, Nagari Koto Dalam Barat, Kecamatan Padang Sago, Kabupaten Padang Pariaman.

 

Pondok Pesantren dan Tahfiz Miftahul Iqral namanya. Dibangun dengan kebersamaan dan gotong royong masyarakat kampung itu.

 

“Semoga niat baik ini bisa diwujudkan secara bersama, serta dorongan bantuan dari berbagai pihak nantinya,” kata Alfa Edison, tokoh masyarakat kampung itu, yang sedang jadi anggota DPRD Padang Pariaman.

 

Menurut anggota dewan dari Partai NasDem ini, sebenarnya pesantren berbasis surau dulunya pernah ada di sini. Namun, karena perkembangan zaman, lembaga surau itu hilang begitu saja. Dan baru kembali dicoba gerakan oleh salah seorang ulama yang juga orang sumando di kampung ini.

 

“Tiap Minggu dilakukan gotong royong bersama masyarakat Sungai Pua Tanjung Mutuih, membuka dan meratakan lahan yang akan dibangun lokal tempat santri dan santriwati nantinya menuntut ilmu di pesantren yang sudah dikasih nama itu,” kata Alfa Edison.

 

Selaku tokoh masyarakat dan mantan Walinagari Koto Dalam, Alfa Edison merasa senang melihat antusias dan semangat masyarakat melakukan gotong royong, membangun tempat ibadah, sekaligus tempat belajar agama.

 

“Insya Allah, melalui lembaga wakil masyarakat Padang Pariaman saya akan melakukan reses daerah pemilihan ke pesantren ini, dan tentunya bisa dilanjutkan dengan adanya alokasi anggaran pembangunan gedung dan lokal pesantren dianggarkan dalam APBD daerah ini,” ujar Alfa Edison.

 

Lebih lanjut dikatakannya, mengenai akan dibangunnya pesantren dan rumah tahfiz ini juga telah disebarluaskan ke seantero negeri, terutama daerah tempat perantau anak Nagari Koto Dalam.

 

“Harapannya, tentu pembangunan ini butuh uluran tangan perantau dan pemerintah,” sebutnya.

 

Lanjut Alfa, kehadiran pesantren dan tahfiz ini setidaknya menjawab kebutuhan masyarakat akan pendidikan Quran dan keagamaan yang lengkap. Sebab, pesantren itu adanya di luar nagari ini.

 

“Dan kini, kita buat sendiri. Diharapkan, lembaga ini dimanfaatkan oleh seluruh anak Nagari Koto Dalam Barat khususnya, dan nagari sekitar pada umumnya,” harapnya.

Related posts