Melihat Potensi Wisata Gua Kelelawar di Indarung Padang

  • Whatsapp
Gua Kelelawar Pandayo di Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan

MINANGKABAUNEWS.COM, PADANG — Objek wisata alam Gua Kelelawar Pandayo yang berada di Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan (Luki) diyakini bakal menjadi destinasi wisata baru di wilayah timur Kota Padang.

Menurutnya, Gua Kelelawar Pandayo ini merupakan salah satu objek wisata yang masih eksotis dengan ciri khasnya banyak bergelantungan kelelawar di dalam gua tersebut.

“Potensi ini akan kita garap supaya semakin menambah daya tarik pengunjung ke objek wisata yang berada di ketinggian sekitar 100 Mdpl tersebut,” ujar Camat Lubuk Kilangan Elfian saat diseminasi informasi Kominfo Padang di MC Balaikota, Rabu, (27/10/2021).

Elfian menuturkan bahwa Gua Kelelawar Pandayo juga menjadi sebuah Tourism Attraction di Kota Padang.

Berbagai kegiatan ‘out bound’ juga bisa dilakukan di kawasan wisata tersebut.

Selain Gua Kelelawar Pandayo, di lokasi yang sama juga ada objek wisata yang bisa dikunjungi, yakni, Gua Ngalau Air Ilang, Ngalau Kambing.

“Intinya satu kesatuan harus diramu. Alhamdulillah potensi ini sesuai dengan salah satu visi dan misi kota mewujudkan destinasi wisata baru di wilayah bagian timur Kota Padang,” ungkapnya.

Menurutnya, Pemerintah Kecamatan akan fokus membenahi Gua Kelelawar Pandayo ini ke depan, dengan membuat jalan pintu masuk dan jembatan menuju ke gua.

“Semoga hasilnya nanti dinikmati dan berimbas kepada ekonomi masyarakat sekitarnya,” tambahnya menguatkan.

Pengelolaan Gua Kelelawar Pandayo ini demi kenyamanan pengunjung ke objek wisata tersebut.

Nyaris setiap akhir pekan atau hari libur, objek wisata ini menjadi tujuan rekreasi pelancong. Karena Gua Kelelawar menjadi magnet, dan bukan sekedar menawarkan pesona alam yang indah. Tapi juga menyajikan kesejukan, karena keasrian dan keaslian alamnya. Wajar banyak wisatawan mengincar destinasi ini untuk berlibur, maupun berpetualang.

Katanya, pokdarwis gua kelelawar sudah terbentuk dari masyarakat disana, pokdarwis bersama dinas terkait terus melakukan pembinaan kepada masyarakat ynag berada disekitra obyek wisata. “Lokasinya bersih, bertingkat dan tidak ada binatang buas,” tutupnya.

Related posts